- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Walikota Batam Cari Lahan untuk Pemakaman

Keterangan Gambar : Rapat terkait lahan permakaman di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi sedang mencari lahan yang akan dijadikan sebagai kompleks permakaman. Hal itu, untuk mengantisipasi kekurangan lahan makam di Kota Batam.
“Sudah saya instruksikan ke Ilham (Direktur Lahan BP Batam, Ilham Eka Hartawan),” ujar Rudi, usai rapat terkait lahan permakaman di Kantor Wali Kota Batam, Senin (28/12/2020).
Menurut dia, penambahan lahan permakaman sangat penting. Mengingat beberapa permakaman yang ada saat ini sudah hampir penuh karena keterbatasan lahan.
“Kita sedang mencari lokasi baru. Kalau sudah ada, langsung diserahkan ke Pemerintah Daerah (Pemda),” katanya.
Selain itu, lanjutnya, beberapa lokasi yang sudah diajukan dan belum mendapat legalitas akan terus diproses. Ia mengaku beberapa lokasi yang diajukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam berada di hutan lindung.
“Ini sudah dibahas dalam rapat tadi. Dan kita ingin lahan permakaman baru segera tersedia,” kata dia.
Ia mengaku, lahan permakaman itu tidak untuk agama tertentu. Ia mengatakan bahwa, semua agama akan diakomodir agar tersedia lahan yang luas dan mampu melayani dan pemerintah bisa menyediakan lahan permakaman ini.
“Doakan semoga cepat tersedia. Dan masyarakat tidak khawatir terkait ketersediaan lahan khusus permakaman ini,” ucapnya.
Untuk biaya pemakaman, Rudi pun akan membebankan ke Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk proses, hingga ciri makam.
“Mau agama apapun, kita akomodir. Dan ini sudah lama kita upayakan,” tutup Rudi mengakhiri.
(ril)


















































