- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Usai Divaksin, Walikota Batam Merasa Haus dan Lapar

Keterangan Gambar : Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam disuntik vaksin Covid-19, Kamis (4/3/2021). Rudi mengaku, usai divaksin, tidak ada gejala apapun. Ia hanya merasa lapar dan haus sehingga ia tak segan menyantap pisang saat berlangsung kegiatan di Kantor Wali Kota.
“Alhamdulillah, saya sudah divaksin. Sudah 2,5 jam ini, tidak masalah. Itu pun mungkin karena tadi pagi saya tak sarapan,” kata Rudi.
Rudi mengaku, sejak pencanangan vaksinasi Covid-19 di Batam ia mau divaksin. Namun, karena ketentuan tak membolehkan, sehingga ditunda. Seiring waktu, ketentuan berubah dan Rudi diperbolehkan mendapat vaksin Covid-19.
“Tadi tekanan darah masih 160, tapi sudah boleh divaksin. Ini bentuk dukungan kita semua menyukseskan vaksinasi Covid-19 dan berupaya menyelesaikan permasalahan Covid-19 di Batam,” ujarnya.
Usai divaksin, Rudi langsung menuju Kantor Wali Kota Batam untuk meluncurkan aplikasi BAZNAS Batam. Tiba di Kantor Wali Kota Batam, pukul 09.00, dengan baju putih, Rudi terlihat bugar.
Untuk diketahui, Wali Kota disuntik vaksin Covid-19 bersama pejabat Eselon I, II, III dan IV di lingkungan BP Batam. Vaksinasi tersebut dilaksanakan 08.30 di Balairungsari lantai III Gedung Utama BP Batam.
Untuk itu, Rudi mengajak semua masyarakat Batam tidak takut divaksin. Ia mengatakan, vaksin sebagai tameng diri dalam melawan virus. Kalau vaksin dan jadwal sudah ada, ia meminta masyarakat segera ikut karena pemerintah yang menyediakan vaksinnya.
“Dengan suksesnya vaksinasi, akan menjadi momentum keberhasilan bersama dalam menangani Covid-19. Seiring itu, menjadi kebangkitan ekonomi Batam,” katanya.
Sementara, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, menyampaikan untuk tahap II vaksinasi Covid-19 akan menyasar 7.272 orang. Vaksinasi tersebut setelah mendapat vaksin sebanyak 1.540 vial.
“Tahap ini khusus bagi pelayan publik dan kelompok lanjut usia yang akan dilaksanakan hingga akhir Maret,” ujar Didi.
Sesuai data Dinkes Batam, ada 31 kelompok dalam vaksinasi tahap II tersebut. Jumlah tersebut di antaranya dari kalangan wartawan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kepolisian Republik Indonesia (Polri), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Aparatur Sipil Negara (ASN), guru, hingga Lembaga Adat Melayu (LAM).
“Jadwalnya sudah ada, dan pelaksanaan vaksinasi sudah ditentukan,” katanya mengakhiri.















































