- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Tersangka Kasus Dugaan Korupsi BPHTB pada BP2RD Tanjungpinang, Ditahan

Keterangan Gambar : Tersangka?ákasus dugaan Tipikor?áBPHTB pada BP2RD Tanjungpinang, Yudi Ramdhani, bersama petugas Kejari Tanjungpinang, setelah diperiksa sebagai tersangka. /Cr1
KORANBATAM.COM - Tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan bangunan (BPHTB) pada Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Tanjungpinang, Yudi Ramdhani, telah dilakukan penahanan.
Yudi dititipkan di sel Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tanjungpinang, setelah dilakukan pemeriksaan sebagai tersangka di Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.
“Yang bersangkutan sudah penuhi panggilan kedua, kemudian dilakukan pemeriksaan dan langsung dilakukan penahanan di sel tahanan Polres Tanjungpinang (dititipkan),” ujar Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Tanjungpinang, Aditya Rakatama, Rabu (24/2/2021).
Sebelum dilakukan penahanan, kata Aditya, terlebih dahulu Yudi Ramdhani dilakukan tes Antigen, cek darah, dan cek kesehatan lainnya di Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mekar Baru.
“Hasil tes kesehatannya (Yudi), dinyatakan negatif. Untuk cek yang lainnya juga dinyatakan sehat, sehingga yang bersangkutan bisa dilakukan penahanan,” ucapnya.
Dijelaskan Aditya, untuk penahanan terhadap Yudi Ramdhani, tidak bisa di tahan dalam rumah tahanan (Rutan) Tanjungpinang. Pasalnya prosedur dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) tidak diperbolehkan tahanan baru masuk ke rutan dikarenakan dalam kondisi pandemi Covid-19.
“Terhitung 20 hari kedepan, yang bersangkutan Yudi, ditahan di sel Polres Tanjungpinang setelah pelimpahan berkas ke pengadilan. Nah baru kita pindahkan ke Rutan Tanjungpinang,” ujarnya mengakhiri.
(cr1)




















































