- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Sosialisasi PPKM dan Vaksinasi, Disperindag Masuk ke Pasar

Keterangan Gambar : Petugas mensosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan, PPKM mikro dan vaksinasi di Pasar Botania 1, Batam, Sabtu (22/5/2021).
KORANBATAM.COM - Seluruh Perangkat Daerah Kota Batam langsung melaksanakan instruksi surat edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 19 Tahun 2021. Edaran ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada rapat di Dataran Engku Putri, Jumat (21/5/2021).
Instruksinya antara lain berbunyi agar segera dilaksanakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.
Instruksi ini pun dilaksanakan langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Perangkat Daerah (Pemda) yang bergabung di Tim Task Force Penyebaran Covid-19 Kecamatan Batam Kota, Disperindag terus mensosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan, PPKM mikro dan vaksinasi di Pasar Botania 1, Sabtu (22/5/2021).
Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan, mengungkapkan bahwa, seluruh tim task force yang dibentuk di masing-masing kecamatan telah bekerja sesuai instruksi.
Maka diharapkan masyarakat terbiasa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M yakni mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak minimum 1,5 meter, memakai masker dengan benar, mengurangi mobilisasi atau interaksi dan menjauhi kerumunan.
“Target kami dalam penanganan Covid-19 dalam dua minggu ke depan diharapkan bisa menurunkan kasus yang saat ini terus naik jumlahnya. Jangan sampai lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Sebab virus Covid-19 itu nyata adanya. Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19. Sebab masih ada masyarakat yang tidak percaya adanya virus ini,” kata dia.
Apabila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan, lanjutnya, maka kemungkinan kasus penularan Covid-19 dapat semakin meningkat dan menimbulkan banyak efek negatif bagi ekonomi di kota Batam.
“Kalau ekonominya ingin bergerak maka tolong dijaga protkesnya. Kalau terlalu bebas, nanti bisa naik kasus Covid-19. Jangan sampai terjadi lagi di Kota Batam, apalagi pemerintah memprioritaskan kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang,” jelasnya.
Selain melakukan pelaksanaan PPKM berbasis Mikro, pihaknya dalam kegiatan tersebut juga memberikan edukasi terkait pelaksanaan program vaksinasi yang saat ini masih berjalan serentak di Kota Batam.
Terkait hal itu, Ade berharap kepada warga Kota Batam untuk tidak menolak saat akan diberi vaksin. Setelah mendapatkan vaksinasi, pihaknya juga berharap agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.
“Bapak ibu sekarang ada vaksin Covid-19 saya harap bapak dan ibu mau ikut serta untuk divaksin dan ingat bapak ibu, walaupun sudah vaksin kita harus tetap menerapkan prokes,” ujar Ade.
Pada kegiatan tersebut, tim juga membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan pembinaan agar sadar bahaya Covid-19.















































