- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Sosialisasi PPKM dan Vaksinasi, Disperindag Masuk ke Pasar

Keterangan Gambar : Petugas mensosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan, PPKM mikro dan vaksinasi di Pasar Botania 1, Batam, Sabtu (22/5/2021).
KORANBATAM.COM - Seluruh Perangkat Daerah Kota Batam langsung melaksanakan instruksi surat edaran (SE) Wali Kota Batam Nomor 19 Tahun 2021. Edaran ini disampaikan Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, pada rapat di Dataran Engku Putri, Jumat (21/5/2021).
Instruksinya antara lain berbunyi agar segera dilaksanakan Penerapan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro untuk pengendalian penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Kota Batam.
Instruksi ini pun dilaksanakan langsung oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Batam bersama Perangkat Daerah (Pemda) yang bergabung di Tim Task Force Penyebaran Covid-19 Kecamatan Batam Kota, Disperindag terus mensosialisasikan Penerapan Protokol Kesehatan, PPKM mikro dan vaksinasi di Pasar Botania 1, Sabtu (22/5/2021).
Sekretaris Disperindag Kota Batam, Ade Sofiyan, mengungkapkan bahwa, seluruh tim task force yang dibentuk di masing-masing kecamatan telah bekerja sesuai instruksi.
Maka diharapkan masyarakat terbiasa melaksanakan aktivitas sehari-hari dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5 M yakni mencuci tangan pakai sabun atau handsanitizer, menjaga jarak minimum 1,5 meter, memakai masker dengan benar, mengurangi mobilisasi atau interaksi dan menjauhi kerumunan.
“Target kami dalam penanganan Covid-19 dalam dua minggu ke depan diharapkan bisa menurunkan kasus yang saat ini terus naik jumlahnya. Jangan sampai lengah dan abai terhadap protokol kesehatan. Sebab virus Covid-19 itu nyata adanya. Kami terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat tentang Covid-19. Sebab masih ada masyarakat yang tidak percaya adanya virus ini,” kata dia.
Apabila masyarakat abai terhadap protokol kesehatan, lanjutnya, maka kemungkinan kasus penularan Covid-19 dapat semakin meningkat dan menimbulkan banyak efek negatif bagi ekonomi di kota Batam.
“Kalau ekonominya ingin bergerak maka tolong dijaga protkesnya. Kalau terlalu bebas, nanti bisa naik kasus Covid-19. Jangan sampai terjadi lagi di Kota Batam, apalagi pemerintah memprioritaskan kesehatan dan ekonomi harus berjalan seimbang,” jelasnya.
Selain melakukan pelaksanaan PPKM berbasis Mikro, pihaknya dalam kegiatan tersebut juga memberikan edukasi terkait pelaksanaan program vaksinasi yang saat ini masih berjalan serentak di Kota Batam.
Terkait hal itu, Ade berharap kepada warga Kota Batam untuk tidak menolak saat akan diberi vaksin. Setelah mendapatkan vaksinasi, pihaknya juga berharap agar tetap menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas.
“Bapak ibu sekarang ada vaksin Covid-19 saya harap bapak dan ibu mau ikut serta untuk divaksin dan ingat bapak ibu, walaupun sudah vaksin kita harus tetap menerapkan prokes,” ujar Ade.
Pada kegiatan tersebut, tim juga membagikan masker kepada masyarakat dan melakukan pembinaan agar sadar bahaya Covid-19.




















































