- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Selain Takjil, Bazar Ramadhan Batam Wonderfood Diramaikan oleh Tanaman Hias dan Ikan Cupang

Keterangan Gambar : Stand ikan hias di Batam Wonderfood Ramadhan ke-2. (insert) Stand tanaman hias di Batam Wonderfood Ramadhan.
KORANBATAM.COM - Bazar Ramadan, Batam Wonderfood Ramadhan, tak hanya diramaikan pedagang takjil. Bazar yang berlokasi di Taman Dang Anom itu, juga dimeriahkan pedagang tanaman hias maupun hewan.
Bazar yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam itu juga menggandeng Asosiasi Seni Lanskap Indonesia (Asli) Kota Batam, Batu Aji Coret-Coret, Perkumpulan Chef Profesional Indonesia (PCPI) Kota Batam, Perhimpunan Rumah Makan Indonesia Kota Batam, musisi, budayawan Kota Batam, dan hotel.
Ketua ASLI Kota Batam, Bambang, mengapresiasi Batam Wonderfood Ramadhan yang digelar karena memiliki stand yang unik selain stand kuliner. Khusus ASLI Kota Batam, menghadirkan stand tanaman hias kekinian, seperti tanaman bonsai, aglonema, varigata, tumbuhan buah dan juga ada Bonsai Kelapa, dan sebagainya.
“Biasanya hanya stand kuliner saja, namun bazar kali, berbeda ada stand ikan hias, ayam hias, pelukis, dan tanaman,” katanya, Kamis (15/4/2021).
Selama bazar, menurutnya, masyarakat sangat antusias mengunjungi bazar. Ia mengucapkan terima kasih kepada Disbudpar, ia berharap kegiatan terus dilaksanakan untuk menggairahkan pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Kami berharap menjadi agenda tahunan setiap Ramadan,” pintanya.
Perwakilan dari Komunitas Ikan Hias Piayu, Kota Batam, Rinaldi, mengaku pertama kali mengikuti bazar selama pandemi Covid-19. Ia bersyukur selama Batam Wonderfood Ramadhan dibuka, standnya ramai pengunjung.
“Alhamdulillah banyak yang beli,” ucapnya.
Adapun ikan hias yang ditawarkan di antaranya cupang halfmoon, cupang avatar, cupang plakat, cupang multicalor, garam ikan, ekstrak ketapang, palet ikan. Untuk harga bervariasi mulai dari Rp10 ribu.
“Kami juga memberikan tips kepada pengunjung cara merawat ikan cupang sepertu menganti air secara rutin, perawatan ekstrak ketapang, garam, dan makanan,” sebutnya.
Sementara, Kepala Disbudpar Kota Batam, Ardiwinata, mengapresiasi keikutsertaan asosiasi, komunitas dalam kegiatan Batam Wonderfood Ramadhan. Ardi terus mengingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah.
“Bagi penjual dan pembeli wajib memakai masker, penjual harus menyediakan hand sanitizer, dan menjaga kebersihan dilingkungan stand,” pintanya.
Ardi menyampaikan Batam Wonderfood Ramadhan akan menjadi agenda tahunan Kota Batam selama Ramadan. Dengan tujuan memudahkan masyarakat Kota Batam mencari menu berbuka puasa.
“Setiap tahun kita akan hadir menampilkan beragam makanan tradisional dan kekinian, atraksi yang menarik, muda-mudahan tahun depan (2022) kita bisa mengundang stand dari Singapura dan Malaysia,” katanya.
















































