- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Sebagian SK 318 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Tahun 2022 di Anambas Masih Dalam Proses

Keterangan Gambar : Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kepulauan Anambas memberikan keterangan perihal Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahun 2022.
Kepala BKPSDM Kabupaten Kepulauan Anambas, Nurgayah mengatakan bahwa kelulusan formasi tahun 2022 ada sebanyak 41 dari Teknis, 178 dari Guru, dan 99 dari Kesehatan dengan total keseluruhan 318 yang lulus.
Dia juga mengatakan bahwa SK untuk yang Teknis sedang pengusulan berkas ke Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan SK untuk Guru sudah 80% NIP yang diterima dari BKN sedangakan untuk yang Kesehatan sudah 100% NIP yang diterima dari BKN.
"Kalau masalah pengangkatkan kita masih menunggu Bupati, tentunya sudah 100% semuanya, cuma itu tergantung keputusan Bupati apakah Kesehatan dulu karena sudah 100% kemudian yang lainnya menyusul atau tunggu semuanya sudah beres karena yang mengesahkan dan menandatangani itu Bupati," ucap Nurgayah di ruangan kantornya, Senin (19/06/2023).
Nurgayah mengatakan bahwa pihak BKPSDM juga sudah membuat Usulan Formasi Tahun 2023 untuk Teknis ada 109, Guru ada sebanyak 80, dan Kesehatan sebanyak 51 dengan total keseluruhan 240.
"Tahun ini lebih banyak usulan untuk yang Teknis karena kita juga harus memperhatikan yang Teknis itu karena rata-rata OPD itu PNS nya sedikit ada yang hanya sekitar 20%, rata-rata ditempati oleh honorer," ujarnya.
Nurgayah juga menjelaskan bahwa Usulan Formasi Tahun 2023 dari BKPSDM tersebut belum tentu nanti Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) mengakomodir semua.
"Dari usulan kita tadi bisa jadi mungkin cuma separuh yang disetujui oleh Menpan RB, yang jelas inikan usulan kita," tuturnya.(Johanda)




















































