- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
- Penabalan Marga Jadi Amanah, Rico Waas Siap Kenalkan Budaya Karo Lebih Luas
- Rico Waas Temukan Kendaraan Dinas Tak Bayar Pajak, Tanpa Plat dan Kaca Spion
- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
Satu Anak Buah Kapal KM Bahagia Natuna Dilaporkan Hilang Saat di Laut

MELAYUNEWS.COM, NATUNA - Seorang ABK Kapal KM Bahagia Natuna warga Kecamatan Meral Kabupaten Karimun bernama Raden Bambang Firman Alamasyah (18) dilaporkan hilang saat melaut di Perairan Natuna, Sabtu (7/1/2023).
KM Bahagia Natuna beranggotakan 8 orang berangkat dari Tanjung Balai Karimun menuju Laut Natuna untuk mencari ikan sejak 16 November 2022. Diketahui Kapal dengan ciri berwarna biru berbendera Indonesia sempat melakukan bongkar muat di Pelabuhan Selat Lampa Natuna pada tanggal 1 Desember 2022.
Selanjutnya diketahui pada tanggal 6 Januari 2023 KM Bahagia Natuna lego jangkar pada posisi kordinat 4°35.000'N 109°55.000'E pukul 23.00 wib. Hingga akhirnya pada tanggal 7 Januari 2023 diketahui bahwa seorang rekan mereka tidak lagi ditemukan berada di kapal pada pukul 04.00 WIB saat hendak melakukan pengecekan crew ABK.
Hingga Informasi tersebut dilaporkan oleh Agen Kapal kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna (Kansar Natuna) pada 20.00 WIB pihaknya telah melakukan upaya pencarian sejak korban dinyatakan hilang.
Menindaklanjuti laporan tersebut Kepala Sub Seksi Siaga dan Operasi, Budiman melalui Operator Komunikasi yang bersiaga pada hari itu langsung berkordinasi dengan agen Kapal, Kepala Unit Siaga SAR Pulau Laut, Kepala Unit Siaga SAR Serasan juga PSDKP Natuna untuk menggali informasi.
Setalah mendapati informasi terkait data-data Kapal dan Korban yang hendak dicari Kansar Natuna mencoba memetakan jarak dari Pelabuhan Penagi menuju LKP sejauh 100 Nm dengan heading (arah tujuan) 66.77° dan Estimasi waktu tempuh mencapai 6 Jam dengan kecepatan KN SAR Sasikirana 17 kts.
Saat dimintai keterangan Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Natuna, Mexianus Bekabel membenarkan adanya Informasi yang diterima dari agen KM Bahagia Natuna sekitar pukul 20.00 WIB, Sabtu (7/1/2023) kemarin.
"Upaya tindak awal yang telah kami lakukan ialah berkomunikasi dengan KM Bahagia Natuna melalui Radio HF Frekuensi 8650.0 Khz berkordinasi dengan beberapa stakeholder yaitu pihak TNI dan Kepolisian, PSDKP Natuna, Polairud, unsur-unsur kami yang ada di Pulau Laut dan Pulau Serasan hingga Himpunan Nelayan Natuna sehingga dapat membantu apabila mendengar dan mengetahui informasi berkaitan dengan seorang ABK Kapal yang terjatuh (Man Overboard), "ujar Mexianus saat dikonfirmasi. (red)


















































