- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Sampah Rumah Tangga Berserakan Dibibir Pantai

Keterangan Gambar : Sampah berserakan dipelantar rumah warga. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan salah satu daerah Kepulauan yang mengandalkan pariwisata dan kelautan sesuai dengan visi misi pemerintah daerah. Namun sayangnya hal itu tidak didukung oleh kesadaran masyarakatnya akan membuang sampah rumah tangga. Sehingga banyak sampah yang dibuang kelaut yang menyebabkan terjadinya pencemaran air laut dan tidak indah lagi dipandang mata.
Salah satu warga Tarempa, Pak Long mengaku prihatin atas banyaknya sampah yang berserakan disekitar bibir pantai perumahan. Hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat akan membuang sampah pada tempatnya padahal sudah ada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah.
“Seharusnya pemerintah daerah harus lebih aktif sosialisasikan kepada masyarakat akan Perda Pengelolaan sampah itu. Bila penting jika selesai sosialisasi diberikan tindakan tegas sesuai dengan aturan agar ada efek jera yang membuang sampah secara sembarangan,” ujar Pak Long kepada wartawan, Jumat (15/1/2021).
Pak Long juga menyebutkan jika masalah sampah setiap musim Utara akan kelihatan karena air laut akan pasang. Disinilah pentingnya peran masyarakat akan kesadaran agar tidak membuang sampah kelaut.
“Kalau kita perhatikan kesadaran masyarakat masih minim. Bahkan masalah sampah ini sudah hangat dibahas di media sosial (Medsos) berita seputar Anambas. Jadi sebaiknya pemerintah harus jeli melihat situasi ini agar ada perubahan pola hidup masyarakat,” katanya.
(red)
















































