- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Rudi Ajak Peran Serta RT dan RW Putus Mata Rantai Covid-19

Keterangan Gambar : Pemotongan tumpeng oleh Walikota Batam, Muhammad Rudi (tengah, kemeja lengan panjang biru) dalam acara pelantikan pengurus pengurus RW XII dan RT III Perumahan Oma, Baloi Permai, Batam Kota. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Walikota Batam, Muhammad Rudi mengajak Rukun Tetangga/Rukun Warga (RT/RW) menjadi pioner penggerak masyarakat untuk andil memutus penyebaran Covid-19. Rudi meyakini kesadaran kolektif dapat mempermudah penanganan pandemi ini.
“Terkait Covid ini, saya titip mari kita sama-sama memutus penyebarannya,” kata Rudi, saat menghadiri pelantikan pengurus RW XII dan RT III Perumahan Oma, Baloi Permai, Batam Kota, pada Minggu (24/1/2021) kemarin.
Sembari vaksinasi yang telah dimulai beberapa waktu lalu, Rudi kembali mengingatkan agar Protokol Kesehatan (Protkes) dapat tetap dilakukan. Salah satu dari Protkes yakni menjaga imunitas dengan rajin berolahraga.
“Pak RT/RW terpilih ajak masyarakat gerak (olahraga), manfaatkan waktu libur Sabtu-Minggu,” pesannya.
Menurutnya, tidak hanya sehat bahkan jadi saran bersilaturahmi antar warga. Ia mengaku dirinya melakukan hal yang sama di sela-sela tugas sebagai walikota dan Kepala BP Batam.
“Kalau sering olahraga, imun kita naik. Ini adalah salah satu upaya kita terhindar dari penyakit ini,” ujar dia.
Tidak hanya itu, istirahat yang cukup dan pola makan juga perlu diperhatikan. Dengan manajemen waktu yang baik upaya-upaya ini ia yakini dapat dilakukan.
“Makan sehat itu, tak perlu mahal. Jangan kira karena saya Walikota makannya mahal-mahal seperti daging. Saya bapak-ibu, suka makan tahu, tempe dan sayur,” kata Rudi.
Seperti diketahui, pandemi Covid-19 memukul aktivitas perekonomian. Hal ini berdampak langsung pada ekonomi masyarakat. Sisi lain, pendapatan daerah juga terseret alhasil pembangunan terganggu.
Rudi selalu mengingatkan semua elemen masyarakat dalam setiap kegiatan yang ia hadiri, upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus dilakukan sehingga ekonomi kembali menggeliat.
“Covid ini membuat ruang gerak kita terbatas dan ekonomi terganggu. Untuk itu mari kita atasi,” ajak Rudi, beberapa waktu lalu.
(ril)















































