- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Rapat Inflasi Daerah Dipimpin Mendagri, Bahas Langkah Untuk Tangani Inflasi

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas, Ody Karyadi,S.Sos dengan didampingi oleh Kapolres Kepulauan Anambas AKBP Syafrudin Semidang Sakti mengikuti rapat koordinasi pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022 secara virtual, Selasa, (30/08/2022) yang berlangsung di Media Center Kantor Bupati Pasir Peti.
Rapat Koordinas Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2022 dilaksanalan berdasarkan Surat Edaran Mendagri Nomor 500/4825/SJ, Tanggal 19 Agustus 2022.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian pimpin secara langsung rapat koordinasi tersebut dan dalam sambutannya, Mendagri menyampaikan bahwa dalam menangani inflasi ini dibutuhkan upaya bersama dan memahami apa itu inflasi dan mengetahui bagaimana situasi inflasi indonesia sekarang baik itu di Provinsi dan Daerah.
Selanjutnya, Tito Karnavian mengatakan bahwa Secara spasial, Daerah dengan realisasi inflasi diatas sasaran terus meningkat secara tahunan.
"Realisasi inflasi diatas sasaran terus meningkat secara tahunan terdapat 30 (tiga puluh) Provinsi yang realisasi inflasinya diatas sasaran target 3±1% , meningkat dari bulan juni sebanyak 28 Provinsi, sementara 4 (empat) provinsi lainnya masih berada dalam rentang sasaran," jelas Tito.
Selanjutnya, Dr. Margo Yuwono sebagai Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) memaparkan dan menjelaskan mengenai Inflasi sekaligus Langkah - langkah yang perlu dilakukan oleh pusat dan daerah untuk menangani inflasi.
Dr. Margo Yuwono menyampaikan bahwa berbagai capaian indikator makro ekonomi sampai dengan Semester I Tahun 2022 menunjukkan adanya perbaikan.
"Capaian indikator makro ekonomi sampai dengan Semester I Tahun 2022 ini menunjukkan adanya perbaikan. Pertumbuhan ekonomi kita cukup bagus sampai dengan Semester 2 (dua)," ungkap Margo.
Selain itu, Margo Yuwono juga menyampaikan bahwa perlu adanya catatan dan antisipasi pergerakan inflasi tersebut agar kita terus mengupayakan pemulihan ekonomi dengan baik.
"Namun demikian perlu mendapatkan catatan agar kita terus mengupayakan pemulihan ekonomi yang terus berlanjut maka salah satu tugas penting adalah mengantisipasi pergerakan dari pada inflasi, karena kalau inflasi tidak terkendali seperti banyak negara maka akan mengganggu pemulihan,"Jelas Margo.
"Tugas kita semua adalah bagaimana kita menjaga Inflasi supaya tidak terjadi inflasi yang tinggi seperti negara - negara lain karena inflasi yang tinggi dapat berpengaruh terhadap daya beli, kemiskinan,dan seterusnya sehingga penting buat kita semua menjaga stabilitas inflasi," ungkap Margo lebih lanjut.
Selanjutnya Dr.Margo Yuwono melanjutkan paparannya mengenai inflasi terkini dan waspada terhadap inflasi pangan dan energi yang semakin meningkat.
Isu utamanya saat ini adalah waspadai lonjakan inflasi terhadap kenaikan harga komoditas bergejolak, komoditas yang diatur oleh Pemerintah, serta Komoditas energi dan pangan yang diimpor. (red )




















































