- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Protokol Kesehatan Diperketat, Kapolresta Barelang: Percayalah kepada Pemerintah
Cegah Penyebaran Covid-19 di Kota Batam

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (empat dari kiri), memimpin Rakor di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (4/5/2021).
KORANBATAM.COM - Pengetatan protokol kesehatan akan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemko) Batam guna mencegah penyebaran Covid-19. Kebijakan ini juga didukung penuh oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Batam dan juga para tokoh agama.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengatakan, penyebaran kasus Covid-19 masih terus terjadi saat ini. Bahkan mengalami peningkatan dalam beberapa bulan terakhir. Oleh karena itu, perlu terus ditingkatkan pengawasan protokol kesehatan.
“Tidak hanya di masjid atau rumah ibadah saja yang akan kita tingkatkan pengawasannya, tapi semua titik-titik yang banyak dikunjungi masyarakat,” kata Rudi saat memimpin Rapat kKoordinasi (Rakor) di Dataran Engku Putri, Batam Center, Selasa (4/5/2021).
Rudi juga mengatakan bahwa, akan mengerahkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada di lingkungan Pemko Batam untuk turun ke lapangan, guna melakukan sosialisasi dan mengingatkan masyarakat agar selalu menjalankan protokol kesehatan.
Para ASN ini, masih kata Rudi, akan disebar di pasar, mal dan juga masjid-masjid untuk melakukan pengawasan. Sehingga jika ada masyakat yang melanggar protokol kesehatan bisa langsung dingatkan.
“Saya minta untuk yang dimasjid, mereka para ASN ikut salat di masjid-masjid tersebut, karena pegawai kita cukup banyak jadi nanti akan disebar,” ujarnya.
Selanjutnya Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Batam yang akan dibantu Polri, TNI, Direktorat Pengamanan Badan Pengusahaan (Ditpam BP) Batam dan instansi pemerintah lainya juga akan terus melakukan patroli. Khususnya tempat makan dan restoran yang yang menerapkan protokol kesehatan.
“Kalau sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan, langsung ditindak tegas,” katanya.
Adapun, jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Batam mengalami lonjakan dalam beberapa bulan terakhir. Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 mencatat ada tambahan sekitar 2000 kasus baru, dalam empat bulan terakhir.
Data Covid-19 di Kota Batam saat ini total jumlah kasus positif sebanyak 7.399 orang, dari jumlah tersebut sebanyak 6.532 orang telah sembuh dan sebanyak 161 orang meninggal dunia. Sedangkan sisanya sebanyak 706 orang sedang dirawat.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Nuryanto, mengatakan, secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh pengetatan protokol kesehatan. Mengingat saat ini hampir semua Kecamatan yang ada di Kota Batam merupakan zona merah.
“DPRD Batam siap mendukung kebijakan Pemko Batam, yang penting ada pemberitahuan kepada kami,” kata Nuryanto.
Sementara Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Barelang Polda Kepri, Kombes Pol Yos Guntur Yudi Fauris Susanto, mengajak masyarakat untuk selalu mengikuti imbauan pemerintah. Pasalnya kasus Covid-19 di Batam saat ini belum berakhir.
“Percayalah kepada pemerintah bahwa, ini merupakan cara terbaik untuk mencegah Covid-19. Tak akan mungkin pemerintah menjerumuskan rakyatnya,” kata Yos.
Rapat koordinasi penanganan Covid-19 tersebut dihadiri Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Hang Nadim Letnan Kolonel (Letkol) Penerbang (Pnb) Iwan Setiawan, Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri Marinir 10/Satria Bhumi Yudha (SBY) Letkol Marinir Alim Firdaus, seluruh Forkopimda Batam, tokoh agama, tokoh masyarakat serta seluruh pejabat di lingkungan Pemko Batam.
(red)


















































