- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Prestasi Penurunan Stunting di Daerah, Anambas Raih Penghargaan dari Kepala BKKBN RI

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Anambas menerima penghargaan dari Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Republik Indonesia, dr. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K) atas dedikasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dalam melaksanakan usaha-usaha untuk menekan angka prevalensi stunting di daerah. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Deputi Bidang Keluarga Sejahtera dan Pemberdayaan Keluarga (KSPK) Nopian Andusti, SE., MT kepada Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Yessy Ariessandy, S.Farm. apt, Kamis (28/07/23).
Dalam sambutannya, Nopian Andusti, SE., MT, menyebutkan bahwa penurunan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas merupakan prestasi yang luar biasa dimana terjadi penurunan angka stunting dari 21,7% pada tahun 2021 menjadi 14% pada tahun 2022, turun sebesar 7,7%.
"Angka capaian di Tahun 2022 ini sudah mencapai target dari Pemerintah dimana Presiden Jokowi menetapkan target prevalensi stunting pada Tahun 2024 sebesar 14%. Provinsi Kepri juga ditetapkan sebagai provinsi terendah ke 4 (empat) dalam penurunan stunting di Tahun 2022, "ucapnya.
TPPS Kabupaten Kepulauan Anambas juga dipandang memiliki kinerja yang baik terbukti dengan suksesnya Produksi Film Pendek Gerakan Anambas Bebas Stunting “GASING” yang disutradarai oleh Sarman Galang (Penggiat Perfilman di Anambas) dan telah disaksikan bersama-sama (nonton bareng).
Nopian Andusti, SE., MT, memberikan apresiasi bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Film “GASING” sangat lengkap dan memiliki pesan yang begitu mendalam terutama untuk generasi muda yang harus mengutamakan pendidikan dan perjuangan demi masa depan mereka.
Film Gasing ini juga telah ditayangkan secara khusus di empat kabupaten se Provinsi Kepri dan menjadi sarana edukasi KIE yang efektif.
"Kedepannya, semoga angka stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas dapat terus ditekan karena masa depan bangsa sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusianya," ujarnya.
Masa depan Indonesia tentu saja berada ditangan para generasi muda yang harus siap dengan tuntutan zaman dan perkembangan dunia yang begitu cepat dan penuh dengan berbagai tantangan.(red)




















































