- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
- Respons Cepat Pantau Kualitas Udara, Pemko Medan Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Ruangan
- Viral Video Pesta Narkoboy di Bosar Maligas, Polda Sumut Respon Akan Buru Pelaku
- Wali Kota Medan Dorong Ulos Menembus Pasar Fesyen Dunia
- Perkuat Pemberantasan Narkoba, Bobby Nasution Ajak Polda Sumut Rumuskan Perda Khusus
- Intervensi TPID Sumut Tekan Harga Cabai Merah Jadi Rp55.000, Ayam Potong Rp35.000/Kg
- Wali Kota Medan Buka Pekan Budaya Medan 2026
- Biznet Perluas Jaringan di Sumut, Targetkan 45 Ribu Pelanggan pada Akhir 2026
- Rico Waas Kawal Penyelesaian Stadion Teladan, Sejumlah Bagian Masih Perlu Dibenahi
Polisi Dalami Asal-usul Sabu Oknum Honorer Kejari dan Oknum Sipir Rutan

Keterangan Gambar : Kasat Resnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ronny B. Foto/ist
KORANBATAM.COM - Satuan Reserse Narkoba (Sat Resnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Tanjungpinang tengah mendalami asal-muasal Narkotika jenis sabu atas penangkapan Oknum Honorer Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang berinisial A dan Sipir Rumah Tahanan Negara (Rutan) RL beberapa waktu lalu.
Penangkapan terhadap A dan RL tersebut berkembang, sehingga polisi berhasil menangkap tersangka lainnya berinisial SW.
Warga yang diketahui beralamat di Sei Jang Kecamatan Bukit Bestari itu, adalah merupakan warga Sipil. Ia ditangkap atas pengembangan kasus dua tersangka lainnya.
“Untuk SW, adalah merupakan pengembangan terhadap tersangka A dan RL. Yang mana A mengaku membeli barang tersebut dari SW,” kata Kepala Satuan (Kasat) Resnarkoba Polres Tanjungpinang, AKP Ronny B, Jumat (16/4/2021).
Dijelaskan Ronny, dari hasil keterangan tersangka, narkotika yang jual oleh tersangka SW kepada A didapatkan dari seorang laki-laki berinisial P, yang merupakan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjungpinang.
Namun, lanjutnya, periksaan terhadap P tidak ditemukan barang bukti (BB) apapun dari dalam ruang sel.
“Petugas Lapas sudah melakukan penggeledahan, namun tidak ditemukan apa-apa hingga Handphone (HP) yang digunakan untuk komunikasi juga tidak ditemukan dalam sel P,” ujarnya.
Saat dilakukan introgasi terhadap P, masih kata Ronny, tidak mengetahui adanya hubungan antara P dan SW. Dimana P mengaku tidak ada kaitan dirinya terkait narkotika yang di jual oleh SW.
Sebelumnya, Sat Resnarkoba menangkap A yang menjual Sabu kepada RL yang merupakan Sipir Rutan Tanjungpinang dan dari penangkapan tersebut polisi melakukan pengembangan dan menangkap SW di Sei Jang.
(cr1)





































_jpg.jpg)














