- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Pilkada Masih Lama, Sudah Muncul Beberapa Bakal Calon Kepala Daerah di Anambas

Keterangan Gambar : Kota Tarempa, Kabupaten Kepulauan Anambas. (dok)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pesta demokrasi masih jauh yakni di tahun 2024 mendatang, namun riak-riak politik sudah mulai terasa dengan munculnya beberapa tokoh atau partai politik yang menyatakan akan maju menjadi calon Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Anambas.
Untuk menentukan pilihan masyarakat harus cerdas, salah satunya, dengan menilik riwayat perjalanan politik sang calon. Kemudian visi misi yang ingin dicapai saat terpilih nanti. Sehingga pimpinan yang terpilih benar-benar terbaik.
"Harus dipelajari dulu calon pemimpin yang mau memimpin. Kalau sudah mantap, baru menentukan pilihan. Ini baru memilih yang cerdas," kata Dani salahsatu warga Kute Siantan, Kepulauan Anambas, Kepri, Selasa (16/8/2022).
Masyarakat dalam memilih calon pemimpin sesuai hati nurani. Dirinya mendorong masyarakat memperbanyak informasi calon pemimpin. Apalagi, dalam era teknologi akses informasi terbuka sangat luas. Masan meminta masyarakat ikut menentukan pilihan terbaik sehingga kesejahteraan masyarakat terwujud.
"Kepala daerah nantinya akan dilihat dan dikenal oleh masyarakat. Seperti contoh Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra yang telah memiliki pengalaman jika maju menjadi Calon Bupati Anambas. Sebab selain sudah pernah menjadi anggota DPRD Anambas, beliau juga sudah dua kali periode menjadi wakil Bupati Anambas tantunya pengalaman dan program yang telah dilaksanakan tentunya akan menjadi tolok ukur bagi partai politik nantinya, "ujarnya.
Dani juga menambahkan, apalagi akhir-akhir ini sudah ada dua pasangan bakal calon yang menyatakan maju Pilkada Anambas, yaitu, Amat Yani dengan Raja Bayu dan Ketua DPRD Anambas, Hasnidar bersama salahaatu pengusaha Anambas, Steven. Ini akan menjadi suasana politik yang sehat ketika nantinya ada 3 pasangan bakal calon yang maju Pilkada 2024.
"Dari pasangan yang telah muncul ke publik ini saya baca di media tentu akan memberikan warna pada Pilkada 2024 nanti. Tapi pasangan Wan Zuhendra dikabarkan bersama Sahtiar yang saat ini menjadi Sekda Anambas. Misalnya ketika ketiga pasangan bakal calon ini yang nantinya maju Pilkad Anambas tentu masyarakat akan melihat pasangan mana yang diyakini membawa perubahan peningkatan ekonomi dan pembangunan di Kabupaten Kepulauan Anambas, "kata dia.
Dia memaparkan, jika dibedah secara personal antara bakal pasangan calon yang telah muncul ke publik ini, menurutnya bisa dilihat dari latar belakang masing-masing pasangan calon. Sebagai analisa secara politik dan pengalaman, pasangan calon yang unggul tentunya yang telah memiliki pengalaman baik di kursi legislatif ataupun di pemerintahan.
"Kalau misalnya ketiga pasangan atau katakanlah hari ini Pilkada maka orang akan memilih pasangan yang punya pengalaman lebih dominan dibandingkan dengan yang belum pengalaman. Ditambah lagi figur pasangan bakal calon sangat menentukan," ujarnya. (red)




















































