- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Pertajam Rencana Proyek Prioritas Strategis, Kepala Bappenas Gelar Rakor di Batam

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membuka secara resmi Rapat Koordinasi dengan para Gubernur se-Sumatera Tahun 2022 di Batam. Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka penajaman rencana proyek prioritas strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di daerah tahun 2023.
Suharso Monoarfa menyampaikan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Gubernur, Sekretaris Daerah, dan Kepala Bappeda, memegang peranan penting agar perencanaan RKP 2023 dapat berjalan dengan baik. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.
"Kami merasakan kegiatan ini relatif efektif untuk sinkronkan kegiatan pembangunan Pusat dan Daerah. Dengan sinkronisasi tidak hanya APBN yang bisa diefisiensikan, namun juga APBD," kata Suharso Monoarfa di Best Western Premier Hotel Panbil Batam, Rabu (23/3/2022).
Menurut Suharso, seluruh kegiatan di Kementerian dan lembaga tentunya digunakan untuk pembangunan di daerah, tinggal dilihat prioritas dan keperluan daerah yang dibutuhkan.
Seperti saat ini, Bappenas melalui tim telah melakukan beberapa kali kunjungan ke beberapa Provinsi di Indonesia untuk melakukan studi opname terkait perspektif pembangunan apa saja yang bisa dibantu dari Provinsi yang dituju guna percepatan pembangunan di daerah.
"Potret yang didapatkan didaerah selanjutnya dipelajari oleh Bappenas dan didiskusikan dengan Provinsi terkait untuk melihat apa yang bisa lakukan untuk pembangunan dan kemajuan bagi daerah," ujar dia.(liputan6.com/PR)


















































