- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
Pertajam Rencana Proyek Prioritas Strategis, Kepala Bappenas Gelar Rakor di Batam

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa membuka secara resmi Rapat Koordinasi dengan para Gubernur se-Sumatera Tahun 2022 di Batam. Rapat koordinasi ini digelar dalam rangka penajaman rencana proyek prioritas strategis (Major Project) yang akan dilaksanakan di daerah tahun 2023.
Suharso Monoarfa menyampaikan, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Gubernur, Sekretaris Daerah, dan Kepala Bappeda, memegang peranan penting agar perencanaan RKP 2023 dapat berjalan dengan baik. Pertemuan kali ini merupakan lanjutan dari pertemuan-pertemuan sebelumnya.
"Kami merasakan kegiatan ini relatif efektif untuk sinkronkan kegiatan pembangunan Pusat dan Daerah. Dengan sinkronisasi tidak hanya APBN yang bisa diefisiensikan, namun juga APBD," kata Suharso Monoarfa di Best Western Premier Hotel Panbil Batam, Rabu (23/3/2022).
Menurut Suharso, seluruh kegiatan di Kementerian dan lembaga tentunya digunakan untuk pembangunan di daerah, tinggal dilihat prioritas dan keperluan daerah yang dibutuhkan.
Seperti saat ini, Bappenas melalui tim telah melakukan beberapa kali kunjungan ke beberapa Provinsi di Indonesia untuk melakukan studi opname terkait perspektif pembangunan apa saja yang bisa dibantu dari Provinsi yang dituju guna percepatan pembangunan di daerah.
"Potret yang didapatkan didaerah selanjutnya dipelajari oleh Bappenas dan didiskusikan dengan Provinsi terkait untuk melihat apa yang bisa lakukan untuk pembangunan dan kemajuan bagi daerah," ujar dia.(liputan6.com/PR)

















































