- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Pemko Batam Mulai Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19
Rudi Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksin

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi saat mengumpulkan seluruh Forkopimda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya dalam sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19, di Dataran Engku Putri, Batam Center-Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai melakukan sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sengaja mengumpulkan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Rumah Sakit (RS), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.
“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi, di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (11/1/2021).
Saat ini, lanjutnya, banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin. Maka itu, sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli di bidangnya.
“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli di bidangnya,” tegas Rudi.
Vaksinasi sendiri, dikatakannya, akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.
“Vaksinasinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya. Tapi, yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.
Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi diberikan bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga orang lain disekitarnya.
“Kalau virus ini tidak menular, silahkan menolak. Tapi yang menjadi masalah adalah, virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Nuryanto mengatakan bahwa secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Pihaknya juga meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.
“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa, tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” ujar Nuryanto.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa, vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.
“Karena itu, khususnya bagi umat Islam, tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” tandasnya.
(ril)




















































