- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Pemko Batam Mulai Sosialisasikan Vaksinasi Covid-19
Rudi Minta Masyarakat Tak Ragu Divaksin

Keterangan Gambar : Walikota Batam, Muhammad Rudi saat mengumpulkan seluruh Forkopimda Kota Batam, Rumah Sakit, Puskesmas, tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya dalam sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19, di Dataran Engku Putri, Batam Center-Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam mulai melakukan sosialisasi terkait dengan vaksinasi Covid-19. Hal itu dilakukan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar terkait vaksin Covid-19.
Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, sengaja mengumpulkan seluruh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Batam, Rumah Sakit (RS), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), tokoh masyarakat dan instansi pemerintah lainnya agar satu pendapat terkait vaksinasi tersebut.
“Hari ini kita juga dengarkan penjelasan dari dokter spesialis penyakit dalam. Artinya supaya kita tahu yang sebenarnya, sehingga bisa disampaikan kepada masyarakat,” kata Rudi, di Dataran Engku Putri, Batam Center, Senin (11/1/2021).
Saat ini, lanjutnya, banyak isu yang berkembang di tengah masyarakat terkait vaksin. Banyak informasi yang kadang tidak benar, sehingga membuat masyarakat ragu untuk divaksin. Maka itu, sosialisasi ini diharapkan bisa meluruskan informasi-informasi yang diterima masyarakat. Ia mengajak agar masyarakat percaya kepada pemerintah dan dokter yang memang sudah ahli di bidangnya.
“Kita memang tidak tahu mana yang benar, tapi kita harus percaya kepada dokter. Karena memang sudah ahli di bidangnya,” tegas Rudi.
Vaksinasi sendiri, dikatakannya, akan dilakukan secara bertahap, prioritas utama adalah untuk para tenaga medis. Di mana rencanannya akan diberikan dalam waktu dekat ini.
“Vaksinasinya ada di provinsi, jumlahnya untuk Batam saya belum dapat angkanya. Tapi, yang jelas sesuai dengan tenaga medis kita,” katanya.
Rudi juga meminta agar masyarakat tidak menolak jika nantinya dilakukan vaksin. Sebab, vaksinasi diberikan bukan untuk dirinya sendiri, tapi juga orang lain disekitarnya.
“Kalau virus ini tidak menular, silahkan menolak. Tapi yang menjadi masalah adalah, virus corona ini bisa menular kepada siapa saja,” katanya.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Batam, Nuryanto mengatakan bahwa secara kelembagaan pihaknya mendukung penuh vaksinasi Covid-19. Pihaknya juga meminta agar masyarakat turut mendukung rencana ini.
“Mari kita percayakan kepada pemerintah bahwa, tidak mungkin pemerintah akan menyengsarakan rakyatnya,” ujar Nuryanto.
Sementara, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Zulkarnain mengatakan sebagaimana yang disampaikan Majelis Ulama Indonesia (MUI) bahwa, vaksin yang akan diberikan kepada masyarakat adalah halal.
“Karena itu, khususnya bagi umat Islam, tidak ada alasan untuk menolak divaksin,” tandasnya.
(ril)















































