- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Pemerintah Kota Batam Gelar Operasi Pasar Elpiji 3 Kg

Keterangan Gambar : Petugas menyerahkan elpiji kepada pembeli saat operasi pasar di Sekupang, kemarin.
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar operasi pasar epjiji tabung ukuran 3 kilogram, biasa disebut gas melon, di Sekupang, Rabu (5/5/2021). Kegiatan tersebut berlanjut ke Batuaji, hari ini.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam, Gustian Riau, mengatakan, kegiatan tersebut hasil kerja sama dengan Pertamina Kepulauan Riau (Kepri) dan Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Kepri. Ia berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat tidak khawatir kelangkaan elpiji.
“Jelang Lebaran biasanya permintaan tinggi karena banyak warga memasak menyiapkan makanan untuk Lebaran,” kata Gustian.
Ia mengaku bahwasanya, kegiatan tersebut bisa jadi akan digelar di lokasi lain sesuai permintaan atau kebutuhan masyarakat.
“Tidak ada kelangkaan gas, kegiatan ini lebih ke memudahkan masyarakat dan menjamin agar pihak tertentu memanfaatkan tingginya kebutuhan dengan menaikkan harga,” ujar dia.
Ia berharap, dengan adanya operasi pasar itu pula, tidak ada pihak yang sengaja menimbun gas untuk kebutuhan Lebaran nanti. Ia mengaku pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang menindak agen atau pangkalan nakal.
“Kita ingin masyarakat tenang dalam menjalankan ibadah puasa dan menyambut Lebaran tahun ini,” katanya.
Secara teknis, Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian dan Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Disperindag Batam, Januar Arka, menjelaskan bahwa, operasi pasar tersebut, baru ditentukan satu titik saja yang dimulai pukul 14.00-17.00 melalui agen PT Makmur Kasih Karunia (MKK). Bagi warga yang hendak membeli, wajib menunjukkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau Kartu Keluarga (KK).
“Per KTP atau KK hanya maksimal dua tabung. Kita jual dengan HET (Harga Eceran Tertinggi) Rp18.000,” jelas Januar.
Ia mengatakan, pihaknya akan melihat respons dari masyarakat dengan adanya operasi pasar tersebut. Sesuai arahan pimpinan, tidak menutup kemungkinan akan digelar tempat lain juga.
“Untuk operasi pasar hari ini, hanya disiapkan 560 tabung,” katanya.
Sementara Sales Branch Manajer Pertamina Kepri, William Handoko, mengatakan, akan terus mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam menjamin ketersediaan stok elpiji. Operasi pasar tersebut bahkan akan dilanjutkan untuk Kecamatan Batuaji, tepatnya di Perum Putra Jaya, Tanjunguncang.
“Agen yang akan melaksanakan tetap PT MKK, tahap awal dipersiapkan 560 tabung,” ujarnya.















































