- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
- Bupati Tinjau Rencana Pembangunan Kantor Damkar dan BPBD Sibolangit
- Aksi Bersih-bersih Bupati Anambas bersama Ketua PKK di Taman Bermadah
- TNI-Pemkab Bangun Jembatan di Tumpatan Nibung, Sumur Bor di Emplasmen Kualanamu
- Wagub Surya Tawarkan Potensi Investasi Sumut kepada Duta Besar Belgia
- Satu Langkah Satu Kolaborasi, Bobby Nasution Pacu Enam BUMD Sumut Naik Kelas
- Bobby Nasution Pastikan Rumah Korban Puting Beliung di Medan Johor Dibangun Kembali
- UMKM Medan Dikurasi Uniqlo, Airin Waas Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
- Rico Waas: Inovasi Jangan Sekadar Kejar Penghargaan, Harus Berdampak bagi Masyarakat
- Rico Waas Berbaur Bersama Warga di Gebyar Kemerdekaan Medan Kota
Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I akan Relokasi ke Tanjung Momong

Keterangan Gambar : Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE saat di wawancara oleh awak media, Senin(12/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRPRKP) memberikan keterangan terkait Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa yang akan direnovasi.
Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE mengatakan akan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada disepanjang jalan SP I, untuk lahan relokasinya berada di Tanjung Momong.
"Rencananya dalam satu bulan ini, kami melaksanakan pekerjaan di lahan relokasinya dan bulan depannya jalan SP I sudah bisa mulai dibongkar khusus 300 meter untuk pekerjaan tahap pertama," ucap Syarif saat diwawancarai awak media ini, Senin (12/06/2023).
Syarif juga mengatakan bahwa, Pemda sudah memberikan pagu kepada Dinas PUPRPRKP sebesar Rp. 200.000.000 untuk membuat kamar mandi, menara air dan tanki air, menyiapkan listrik sekitar 20 Ampere, kemudian sisanya akan dibuat paving blok untuk menaruh meja dan kursi bagi para pedagang yang akan berjualan disana.
"Kami membuat lokasi untuk PKL ini semi permanent, ya kalau untuk permanentnya Saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikan penjelasan karna lahan itu, lahan Gedung Olahraga (GOR) makanya kami membuatnya di sisi jalan GOR itu supaya pada saat ada pekerjaan GOR, tidak mengganggu," jelas Syarif.





































_jpg.jpg)

.jpg)













