- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Pedagang Kaki Lima di Jembatan SP I akan Relokasi ke Tanjung Momong

Keterangan Gambar : Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE saat di wawancara oleh awak media, Senin(12/6/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman (PUPRPRKP) memberikan keterangan terkait Relokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) I Tarempa yang akan direnovasi.
Kadis PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Syarif Ahmad, SE mengatakan akan merelokasi Pedagang Kaki Lima (PKL) yang ada disepanjang jalan SP I, untuk lahan relokasinya berada di Tanjung Momong.
"Rencananya dalam satu bulan ini, kami melaksanakan pekerjaan di lahan relokasinya dan bulan depannya jalan SP I sudah bisa mulai dibongkar khusus 300 meter untuk pekerjaan tahap pertama," ucap Syarif saat diwawancarai awak media ini, Senin (12/06/2023).
Syarif juga mengatakan bahwa, Pemda sudah memberikan pagu kepada Dinas PUPRPRKP sebesar Rp. 200.000.000 untuk membuat kamar mandi, menara air dan tanki air, menyiapkan listrik sekitar 20 Ampere, kemudian sisanya akan dibuat paving blok untuk menaruh meja dan kursi bagi para pedagang yang akan berjualan disana.
"Kami membuat lokasi untuk PKL ini semi permanent, ya kalau untuk permanentnya Saya tidak mempunyai kapasitas untuk memberikan penjelasan karna lahan itu, lahan Gedung Olahraga (GOR) makanya kami membuatnya di sisi jalan GOR itu supaya pada saat ada pekerjaan GOR, tidak mengganggu," jelas Syarif.




















































