- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
- Mutasi Kombes Pol Eddwi Kurniyanto yang Dekat dengan Masyarakat dan Anggotanya
- Merawat Marwah Pers dan Etika Publik: PWI dan SMSI Kepri Sikapi Dinamika Komunikasi Li Claudia
- Wakil Bupati Anambas Terpilih Aklamasi Ketua DPD Partai Golkar Anambas
- Kembangkan Pertanian di Jemaja, Komisi II DPRD Anambas Koordinasi dengan Kementan
- Wali Kota Medan dan Dubes Belgia Gagas Kerja Sama Strategis
- Bobby Nasution Targetkan 5.000 Pelaku UMKM Sumut Dapat Sertifikat Halal
- Ekspansi ke Sumatera Utara, DFSK E5 Plus Tawarkan SUV Premium PHEV di Centre Point Mall Medan
Pasien Covid-19 Meningkat, Bupati Anambas: Perketat Jalur Keluar Masuk

Keterangan Gambar : Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris.
KORANBATAM.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, menyampaikan pihaknya akan memperketat transportasi sebagai jalur keluar masuknya warga Kabupaten Kepulauan Anambas. Hal ini dilakukan mengingat terjadinya lonjakan pasien Corona Virus Disease-2019 (Covid-19) yang akhir-akhir ini melonjak secara signifikan.
“Atas terjadinya lonjakan pasien yang terpapar Covid-19 maka kita akan memperketat cara keluar masuk transportasi laut dan udara. Hal ini kita lakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ditengah masyarakat,” kata Abdul Haris kepada wartawan, Senin (26/4/2021).
Abdul Haris juga mengingatkan kepada masyarakat, agar tidak terlalu panik atas terjadinya lonjakan virus Covid-19. Untuk itu dia mengimbau, untuk secara terus-menerus melakukan peningkatan daya tahan tubuh baik melalui vaksinasi ataupun dengan cara mengkonsumsi makanan-makanan yang bervitamin C, sehingga meningkatkan daya tahan tubuh.
“Kami menghimbau masyarakat agar selalu menjaga kebersihan, jaga jarak, menggunakan masker apabila keluar dari rumah. Kita secara bersama-sama memutuskan penyebaran virus Corona ini,” katanya.
Bupati juga mengimbau agar tenaga medis melakukan pengawasan yang ketat terhadap pasien yang dinyatakan positif Covid-19. Bagi pasien yang melakukan isolasi mandiri di rumah agar melakukan pemantauan, sehingga yang bersangkutan tidak berhubungan dengan orang lain.
“Saya juga meminta kepada para tenaga medis agar melakukan pengawasan terhadap pasien yang telah positif terpapar Covid-19. Mari kita kerja sama untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Kalau kita bersama pasti bisa,” ujarnya.
(jhon/khairol)

















































