- Begini Dampak Positif MBG yang Dirasakan Masyarakat Anambas
- Hino Faisal: Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan untuk Merajut Persatuan dan Kebersamaan Membangun Anambas
- Pesan Ketua Tim Penggerak PKK Memaknai Kemerdekaan dengan Penuh Tanggungjawab Menjaga Persatuan
- Bupati Anambas Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kebersamaan
- DPRD Anambas Paripurnakan Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS
- Anggota DPRD Anambas Minta Pemerintah Gerak Cepat Bantu Warga Jemaja yang Krisis Air Bersih
- Wakil Wali Kota Medan Terima Audiensi Sultan Deli, Bahas Kenduri Diraja Hingga Revitalisasi Istana Maimun
- Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Lanal Tarempa Gandeng Insan Pers
- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
Musrenbang Kota Batam Dimulai
Batam Butuh Rp5,9 Triliun

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Kepri, Marlin Agustina, membuka langsung Musrenbang dengan pemukulan gong di Harmoni One, Batam, Selasa (6/4/2021).
KORANBATAM.COM - Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Batam resmi dimulai di Harmoni One, Batam, Selasa (6/4/2021). Dalam Musrenbang yang digelar dua hari ini, dihadiri perwakilan masyarakat dari 12 kecamatan di Batam.
Kepala Badan Perencanaan dan Penelitian Pengembangan Pembangunan Daerah Kota Batam (Bapelitbang), Wan Darussalam, mengatakan, sebelum Musrenbang tingkat Kota Batam, pihaknya sudah menggelar sosialisasi Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD), Pra Musrenbang Kelurahan.
Forum Konsultasi Publik, Musrenbang Kelurahan, Musrenbang Kecamatan, hingga saat ini tingkat Kota Batam.
“Dari tahapan-tahapan itu, terkumpul usulan masyarakat, Renja OPD (Rencana Kerja Organisasi Perangkat Daerah), hingga Pokir (Pokok-Pokok Pikiran) Dewan yang nilainya mencapai Rp5.946.524.931.344,” ujar Wan.
Adapun usulan tersebut berasal dari Renja OPD mencapai Rp4.451.257.163.539, kemudian Pokir Dewan Rp247.170.537.597, dan usulan masyarakat mencapai Rp1.248.097.230.208. Dengan tingginya usulan tersebut, belum semua usulan dapat ditampung mengingat kekuatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Batam hanya Rp2,9 triliun hingga Rp3,1 triliun.
“Mengingat kemampuan APBD Batam hanya Rp2,94 triliun sampai Rp3,1 triliun, maka tidak semua dapat dipenuhi. Untuk itu, perwakilan masyarakat dimohon hadir dalam pembahasan dua hari ini,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut disampaikan juga Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Badan Pengusahaan (BP) Batam dan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.
(ilham)

















































