- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
- Kapolda Kepri Berikan Dukungan Moril kepada Jajaran di Daerah Perbatasan
- Dekranasda Pantau Perkembangan UMKM dan IKM di Tiga Desa
- Kajari Anambas Ajak Insan Pers Kolaborasi Secara Positif
- Tim Wasrik dan Evaluasi Mabes AD Tinjau Pelaksanaan TMMD Kecamatan Siantan Utara
- Kajati Kepri Resmikan Gedung Kejari Anambas Minta Pelayanan Profesional dan Humanis
- Komisi II DPRD Kepulauan Anambas Tinjau Lahan Hibah untuk Pembangunan Perum Bulog
- Kapolsek, Kanit Intelkam Bengkong dan Nelayan Temukan Remaja Tenggelam di Alur Laut Tanjung Buntung
- Keracunan Makanan, BGN Tutup Dapur MBG Desa Air Asuk
- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
MTQ Provinsi Kepri Sudah Semakin Dekat, Anambas Gesa Persiapan

Keterangan Gambar : Kepala Dinas PUPR Anambas, Andyguna K Hasibuan.(dok)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Sebagai tuan rumah tilawatil qur'an (MTQ) ke-IX tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2022, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas terus mempersiapkan sejumlah tempat yang akan dijadikan ajang perhelatan se-provinsi itu. Salahsatunya pengerjaan pembangunan kontruksi Astaka dan penataan masjid Agung terus digesa Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Anambas.
Kepala Dinas PUPR Anambas, Andiguna Hasibuan mengatakan, pengerjaan kontruksi persiapan MTQ ditargetkan selesai pada Juni 2022 mendatang. Pihaknya mendesak pihak ketiga yang mengerjakan agar menambah tenaga kerja dan dikerjakan hingga malam hari.
"Kita sudah minta untuk ditambah tenaga kerja dan pengerjaan kita gesa siang dan malam," ujar Andyguna K Hasibuan kepada wartawan, Jumat(13/5/2022).
Untuk pengerjaan pembangunan Astaka dan masjid Agung, kata Andyguna, saat ini sudah mencapai 52 persen, bahkan seluruh material yang akan digunakan untuk membangun itu sudah berada dilokasi.
"Progres pengerjaan pembangunan Astaka sudah mencapai 52% lebih hingga hari ini, dan semua material yang dibutuhkan telah berada di lokasi," kata Kadis PUPR.
Lebih lanjut Andiguna menjelaskan, sedangkan untuk pembangunan masjid agung telah mencapai 45% lebih.
"Pekerjaan yang terkait dengan kebutuhan MTQ akan diusahakan untuk selesai terlebih dahulu, seperti akses masuk dan paving block depan astaka,"ujarnya.
Ketika disinggung mengenai kendala, Andiguna mengatakan, kendalanya pihak ketiga sulit mendapatkan bahan bakar solar untuk alat berat, serta kendala cuaca yang kurang bersahabat karena sering turun hujan.
"Harapan kami semoga persiapan MTQ tingkat Provinsi tidak ada kendala yang berarti. Mohon doanya,"ujar Andyguna. (red)

















































