- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Komunitas Plankton Kolaborasi dengan Dinas Pariwisata Gelar Lomba Pacu Pompong

Keterangan Gambar : Sejumlah pompong pacu bersiap untuk bertanding, Minggu(8/6).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Komunitas Plankton berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Kepulauan Anambas menggelar Event Pacu Pompong di tepi laut tepatnya di depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarempa pada Minggu, 8 Juni 2025.
Pantauan dilapangan, masyarakat sangat antusias dengan diadakannya event pacu pompong ini. Hal itu terlihat dari ramainya masyarakat menyaksikan event ini hingga memenuhi trotoar di sepanjang jalan Selayang Pandang (SP) II Tarempa.
Event pacu pompong kali ini terlihat lebih istimewa dari event-event sebelumnya, pasalnya event ini langsung dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura.
Wakil Gubernur Nyanyang Haris Pratamura mengatakan bahwa, event-event seperti ini harus tetap dipertahankan karena merupakan budaya yang mesti tetap dilestarikan.
"Ini sangat luar biasa dan kita harus tetap pertahankan dan ini juga adalah budaya kita yang harus dilestarikan," ucap Wagub Nyanyang.
Dengan adanya event seperti ini, Wagub Nyanyang Haris Pratamura berharap bisa membawa kemajuan bagi masyarakat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Menurutnya, event seperti ini juga dapat meningkatkan daya tarik pariwisata di Anambas. Dengan mengembangkan budaya-budaya lokal yang ada hingga menjadi iconic pariwisata di tahun 2027.
Yang mana Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mendeklarasikan bahwa tahun 2027 sebagai tahun internasional pariwisata berkelanjutan dan tangguh.
"Mudah-mudahan Kabupaten Kepulauan Anambas menjadi destinasi tujuan bagi para wisatawan baik itu dari mancanegara maupun Nusantara," sebut Wagub Nyanyang.
Sementara itu, Ketua Umum Komunitas Plankton Anambas, Serbi Saputra, menyampaikan bahwa ada sebanyak 14 pompong yang mengikuti event ini.
Adapun 14 peserta event ini berasal dari Desa Liuk, Desa Lidi, Desa Air Asuk, Desa Baru Belah, Desa Air Putih, dan beberapa desa yang ada di Kecamatan Palmatak.
"Kami dari komunitas ini berperan sebagai wadah peserta pacu pompong di Anambas. Jadi kedepannya ketika ada event pacu pompong, wadahnya itu sudah ada," ujar Serbi Saputra.
Serbi Saputra menjelaskan bahwa rute yang dilalui pada event pacu pompong ini berjarak sejauh dua kilometer.
Dalam event ini akan dicari empat peserta terbaik yang akan diberikan piala dan sertifikat serta uang pembinaan.
"Jarak tempuh event pacu pompong ini sejauh dua kilometer. Jadi pulang balik totalnya empat kilometer jarak yang ditempuh," jelas Serbi Saputra.
Demi keamanan dan kelancaran berlangsungnya event ini, pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Anambas pun berjaga di sekitar rute pertandingan dengan menggunakan Kapal Sea Rider.(red)


















































