- Aneng Serahkan Mobil Bantuan kepada Warga Desa Tarempa Barat
- Bupati Aneng Berharap Sepakbola di Anambas Cepat Berkembang
- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
- Kapolda Kepri Berikan Dukungan Moril kepada Jajaran di Daerah Perbatasan
Kemenag Tatapkan Idul Fitri 1444 Hijriah Jatuh 22 April

Keterangan Gambar : Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).(detik.com)
MELAYUNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan 1 Syawal 1444 Hijriah atau Idul Fitri jatuh pada 22 April 2023. Hal itu ditetapkan setelah Kemenag menggelar sidang isbat di Kantor Kementerian Agama. Sidang isbat digelar tertutup di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (20/4/2022).
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas langsung memimpin sidang isbat yang dihadiri oleh pimpinan Majelis Ulama Indonesia, Komisi VIII DPR, ormas Islam, para ahli ilmu falak, BMKG, dan anggota tim hisab Kemenag.
Indonesia bersama negara ASEAN masuk dalam anggota MABIMS, telah menyepakati kriteria hilal tinggi hilal 3 derajat sudut elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan hisab, posisi hilal di Indonesia tidak memenuhi kriteria MABIMS baru, sidang isbat secara mufakat telah menetapkan 1 Syawal 1444 H jatuh pada Sabtu 22 April 2023 Masehi," kata Menag Yaqut dilansir dari detikNews.
Menag juga berpesan agar jika ada perbedaan dalam penentuan 1 Syawal 1444 H tersebut, agar masyarakat tidak menonjolkan perbedaan. "Kita berharap umat muslim di Indonesia menaati apa yang suah diputuskan pemerintah jika ada perbedaan penetapan Idul Fitri harap dihormati," tambahnya. (red)
Sumber : detik.com


















































