- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Kapolda Sumut Beri Kuliah Umum ke Ribuan Mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada

MELAYUNEWS.COM, DELI SERDANG - Kapolda Sumut, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, memberikan kuliah umum kebangsaan kepada ribuan mahasiswa Institut Kesehatan Deli Husada Delitua, Selasa (23/1).
"Terima kasih atas kesempatan ini dan saya menekankan kepada kita semua untuk selalu optimis dalam menjalankan kegiatan sehari-hari," ujarnya.
Menurutnya, data menjadi hal yang penting saat ini karena di era sekarang semuanya sudah berbasis data. Sehingga data sains yang diolah menjadi lebih canggih lagi.
"Saya ingin menyakinkan melalui pertemuan ini kemajuan itu harus diraih. Bahwa, 5.372 mahasiswa ini adalah generasi yang akan lebih maju," tutur Kapoldasu.
Agung mengungkapkan, Kementerian Kesehatan RI pada 2023 meliris tentang dalam menghadapi keluhan kesehatan yang meningkat. Juga penyebab kejahatan di Sumut karena dampak narkoba yang membuat rusaknya mental percaya diri.
"Maka dari itu Polda Sumut terus mengencarkan pemberantasan narkoba di Sumatera Utara," ungkapnya sembari mengajak para mahasiswa kembali menggunakan sains dalam menyelesaikan berbagai macam permasalahan.
Agung menyebutkan, rumah sakit adalah bisnis paling menguntungkan saat ini karena pengolahannya memberikan profit tinggi dari bisni lain. Tercatat, sumber daya alam kesehatan sebanyak 78.466 masih kurang banyak kalau untuk membuat 15 juta penduduk Sumut.
"Oleh karena itu diharapkan kita semua mampu mengelolanya. Masyarakat sekarang memiliki kecerdasan lebih baik perlu disambut dengan pelayanan kesehatan yang terbaik," pungkasnya.(RM)/Sp




















































