- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Kampung Moderasi Beragama Dilaunching di Anambas

Keterangan Gambar : Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra saat melaunching Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas, Rabu(26/7/2023).
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Wakil Bupati Kepulauan Anambas membuka sekaligus meresmikan acara Launching Kampung Moderasi Beragama (KMB) Tahun 2023 di Gedung BPMS Tarempa pada, Rabu (26/07/2023).
Program Kampung Moderasi Beragama tersebut bertujuan untuk menyatukan berbagai perbedaan terutama dalam hal agama atau kepercayaan dan saling menghargai serta menjunjung toleransi sehingga kampung moderasi bisa dijadikan sebagai Gold Modern bagi seluruh wilayah di Indonesia mengenai indahnya rasa persatuan dalam berbagai perbedaan.
Dalam pidatonya, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra mengatakan bahwa, dari sudut pandangan agama, keragaman adalah anugerah dan kehendak Tuhan, jika Menghendaki tentu tidak sulit membuat hamba- hamba-Nya menjadi seragam dan satu jenis saja, tapi Dia memang maha menghendaki agar umat manusia beragam, bersuku-suku, berbangsa-bangsa dengan tujuan agar kehidupan menjadi dinamis, saling belajar dan saling mengenal satu sama lain.
"Sikap ekstrem biasanya akan muncul manakala seorang pemeluk agama tidak mengetahui adanya alternatif kebenaran tafsir lain yang bisa ia tempuh, dalam konteks inilah moderasi beragama menjadi sangat penting untuk dijadikan sebagai sebuah cara pandang (perspektif) dalam beragama," ucap Wan Zuhendra.
Ia juga mengatakan bahwa konstitusi menjamin kemerdekaan umat beragama dalam memeluk dan menjalankan ajaran agama sesuai dengan kepercayaan dan kenyakinannya masing-masing.
"Ideologi negara kita Pancasila, sangat menekankan terciptanya kerukunan antar umat beragama. Indonesia bahkan menjadi contoh bagi bangsa-bangsa di dunia dalam hal keberhasilan mengelola keragaman budaya dan agama serta dianggap berhasil dalam hal menyandingkan secara harmoni bagaimana cara beragama sekaligus bernegara," ujar Wan Zuhendra.
Ia menjelaskan bahwa Kampung Moderasi Beragama merupakan tindak lanjut dari program nasional melalui Kementerian Agama RI dengan mencanangkan 1500 titik Kampung Moderasi Beragama di seluruh Indonesia.
"KMB ini adalah upaya dan ikhtiar dari Kementerian Agama dalam rangka menjaga dan merawat serta memelihara kerukunan hidup antar umat beragama," ungkap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga mengapresiasi Kelurahan Tarempa, Kecamatan Siantan menjadi salah satu contoh Kampung Moderasi Beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Saya berharap dengan adanya Kampung Moderasi beragama di Kelurahan Tarempa, dapat menjadi barometer bagi kampung lain yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas," harap Wan Zuhendra.(Johanda)




















































