- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Jelang Ramadan, Pemko Batam Gelar Operasi Sembako Murah
Kucurkan 35.200 Paket Sembako

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, meninjau pembagian sembako murah di kawasan SP Sagulung, Batam, Jumat (9/4/2021). Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, meninjau pembagian sembako murah di titik lain, yakni di Dapur 12, Sagulung.
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam kembali menggelar operasi pasar sembako subsidi atau sembako murah. Tahun 2021 ini, total sembako yang dikucurkan sebanyak 35.200 paket.
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, menyebutkan bahwa, kegiatan sembako murah ini merupakan bentuk perhatian Pemko Batam kepada masyarakat. Walau pendapatan daerah terganggu karena pandemi Covid-19, Rudi menegaskan program prorakyat ini tetap dilakukan dan ia meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Batam menuntaskan penyalurannya sebelum memasuki Ramadan.
“Mudah-mudahan ini membantu bapak dan ibu. Meskipun suasana pandemi, sembako murah kami tetap laksanakan,” kata Rudi saat pembagian sembako murah di kawasan SP Sagulung, Batam, Jumat (9/4/2021).
Rudi menyampaikan harapannya, agar seluruh elemen masyarakat dapat bahu membahu memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Bukan tanpa sebab, harapan-harapan ini disampaikan karena ekonomi akan membaik ketika pandemi ini dapat teratasi. Andil masyarakat yakni dengan cara patuh dan tetap menerapkan protokol kesehatan, masyarakat juga diminta ikut mensukseskan program vaksinasi.
“Kalau pandemi teratasi, ekonomi bangkit, orang-orang akan datang dan pariwisata membaik. Maka, pendapatan daerah akan membaik dan program seperti ini (program sembako) akan tetap ada,” ujarnya.
Dalam praktiknya, masih kata Rudi, kegiatan ini dilaksanakan dengan memperhatikan prokes pencegahan Covid-19, masyarakat diminta untuk mematuhi aturan tersebut. Terutama memakai masker, jika tidak memakai masker pelayanannya ditunda hingga pelanggar yang bersangkutan mendapat masker.
Senada dengan yang disampaikan Rudi, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mengatakan bahwa, program sembako separuh harga tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat di tengah masih merebaknya pandemi Covid-19.
“Sederhananya, ini salah satu bentuk perhatian pemko Batam, perhatian Walikota Batam Muhammmad Rudi, untuk meringankan beban yang dihadapi masyarakat karena pandemi ini,” kata Amsakar, di Dapur 12, Sagulung.
Menurutnya, Pemko Batam tak akan diam menghadapi persoalan yang dihadapi masyarakat. Kehadiran bazar sembako ini merupakan salah satu bentuk keberpihakan pemerintah untuk masyarakat.
“Bagaimana agar menjelang Ramadan harga terkendali dan daya beli masyarakat membaik,” harap dia.
Sementara, dalam laporannya, Kepala Disperindag Kota Batam, Gustian Riau, menyebutkan bahwasanya, masyarakat hanya membayar setengah harga Rp50 ribu perpaket, dari harga normal yakni Rp100 ribu.
“Isi sembakonya itu lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, satu kilogram gula pasir,” kata Gustian.
Hari pertama sembako murah digelar di empat kecamatan. Di antaranya, Kecamatan Sagulung sebanyak 4.000 paket, Kecamatan Bulang sebanyak 588 paket. Kemudian Kecamatan Batuaji sebanyak 3.500 paket, sedangkan Seibeduk sebanyak 2.650 paket.
















































