- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Jelang Bulan Puasa, Harga Ayam Potong Mulai Naik

KORANBATAM.COM, ANAMBAS - Menjelang bulan suci ramadhan sejumlah bahan pokok ikut merangkak naik, begitu juga dengan ayam potong. Saat ini harganya mencapai Rp 42 ribu perkilo membuat masyarakat semakin sedikit membelinya membuat omset para pedagang juga menurun.
Salahsatu pedagang di Pasar Tarempa, Angah mengaku omsetnya menurun sejak adanya Covid-19. Dimana pemerintah memberikan imbauan agar tidak keluar rumah sehingga omsetnya juga ikut turun.
"Sejak Covid-19 omset kita menurun sampai 50 persen bahkan kadang lebih. Apalagi ini harga ayam potong dagangan saya juga naik membuat para pembeli berpikir dua kali membeli ayam potong," kata Angah kepada media ini, Kamis (17/3/2022).
Angah menjelaskan, harga tersebut naik karena harga beli juga naik, pasaran harga ayam potong saat ini naik karena kurangnya pasokan dari pengusaha ayam potong. Dia menjual sesuai dengan harga beli dengan untung yang tipis sebab pembeli juga semakin sepi jika harga ayam naik.
"Kita jual pasti diatas modal sedikit, untung kita tidak banyak karena kalau harga naik penjualan juga sedikit secara otomatis omset kita juga menurun," ujarnya.
Salahsatu pembeli, Yuli mengaku kenaikan harga ayam potong hampir sepekan lebih. Awalnya harga pasaran hanya Rp 35 ribu sampai Rp38 ribu perkilogramnya. Namun akhir-akhir ini melonjak naik hampir setiap hari naik hal ini perlu menjadi perhatian dari pemerintah daerah apalagi menjelang bulan suci ramadhan.
"Hampir setiap hari harganya naik, dan kenaikan mulai dari lima ratus rupiah hingga seribu rupiah per kilogramnya. Kami berharap jangnlah naik lagi apalagi saat ini bulan puasa sudah dekat," ujarnya. (red)




















































