- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Jalan Desa Temburun Rusak, Dinas PUPRPRKP Anambas Rencanakan Desain Bangun Jembatan

Keterangan Gambar : Jalan rusak butuh perhatian, Pemkab Anambas lakukan pengecekan.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Jalan di Desa Temburun, Kecamatan Siantan Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas rusak parah akibat hujan deras yang terjadi baru-baru ini.
Pantauan Melayunews.com, jalan di Desa Temburun tersebut lebih tepatnya jalan yang berada di depan Air Terjun Temburun itu mengalami kerusakan di bagian bawah aspalnya, dimana tanah penyangga dibawah jalan tersebut habis tergerus air sehingga jalan beraspal tersebut terlihat seperti menggantung.
Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRPRKP Kabupaten Kepulauan Anambas, Asep Bambang, mengatakan bahwa telah menurunkan tim untuk meninjau lokasi sekaligus mengukur agar dapat menghitung berapa biaya yang diperlukan untuk perbaikan jalan tersebut.
Perihal kerusakan jalan tersebut, ia juga akan menyampaikan kepada Kepala Dinas PUPRPRKP agar mengkroscek ketersediaan anggaran untuk perbaikan jalan tersebut.
"Kami sudah menurunkan tim untuk meninjau ke lokasi sekalian diukur dan dihitung berapa kebutuhan biaya untuk perbaikan jalan tersebut dan ini juga akan dilaporkan kepada kepala dinas untuk dikroscek ketersediaan anggaran buat perbaikan jalan tersebut," ucap Asep, Rabu (22/11/2023).
Ia juga menyampaikan, akan menyurati Dinas Perhubungan dan Lingkungan Hidup (Dishub LH) untuk meminta bantuan pemasangan rambu di jalan tersebut sehingga masyarakat yang melintas bisa lebih waspada.
Demi menjaga keselamatan pengguna jalan, sementara ini pihaknya akan berembuk untuk melakukan penanganan urgen terhadap jalan tersebut.
"Mungkin untuk sementara, kami akan timbun terlebih dahulu sisi bawah jalan tersebut dan ini akan kami rembukan lagi," sebut Asep.
Diungkapkannya, jika terjadi banjir, box saluran pembuangan air dari air terjun tersebut tidak mampu untuk menyalurkan air karena terlalu kecil sehingga imbasan air tersebut sampai keatas menutupi jalan.
Untuk itu, jika anggaran tersedia, pihaknya merencanakan akan membangun jembatan bentangan sekitar 10 Meter yang juga bisa dimanfaatkan sebagai jembatan pariwisata.
"Mungkin kedepan kita akan diskusikan untuk desain membangun jembatan bentangan sekitar 10 Meter sekalian disitu untuk jembatan pariwisata, jadi sejalan dengan air terjun itu," pungkas Asep.(Johanda)




















































