- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
- Halal Bihalal Gubernur Kepri di Anambas Larut Dalam Suasana Kebersamaan
- Kapolresta Barelang Dialog dengan Warga di Bengkong lewat Jumat Curhat
- Polsek Siantan Perkuat Sinergi dengan Awak Media
- Bupati Anambas: Pelayanan RSUD Tarempa Tipe C Jangan Muka Masam Namun Senyum dan Ramah
- Pemko Medan Dorong Inovasi Pelestarian Budaya Melayu
- Paskah, Jajaran Polsek Bengkong Lakukan Pengamanan Gereja
- Tampung Aspirasi, Polsek Bengkong Audiensi dengan Masyarakat
Hari Ketiga Pencarian Nelayan yang Jatuh dari Bagan Ditemukan Tak Bernyawa

Keterangan Gambar : Nelayan yang ditemukan tim gabungan yang sudah tak bernyawa dievakuasi.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Hari ketiga pencarian terhadap warga desa Munjan yang dilaporkan hilang sejak hari Minggu tanggal 21 Agustus 2022 lalu, akhirnya ditemukan dalam kondisi terapung tidak bernyawa.
Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Yovan Ardhianto Yusuf, S.E., M.Tr. Opsla, membenarkan informasi penemuan mayat tersebut.
Saat dikonfirmasi via telpon, Danlanal menyampaikan turut berduka cita kepada keluarga korban.
"Yang pertama, saya sampaikan kepada keluarga korban, bahwa saya ikut berduka cita, semoga Alm. diterima di sisi Nya serta diberi ketabahan dan keikhlasan bagi keluarga yang ditinggalkan, kemudian saya berterimakasih kepada seluruh Tim gabungan beserta masyarakat yang terlibat baik langsung maupun tidak langsung dalam upaya pencarian korban, "kata Danlanal Tarempa, Rabu(24/8/2022) .
Dia juga mengapresiasi tim gabungan yang telah bekerja dengan bersusah payah dalam melakukan pencarian korban selama 3 hari berturut-turut. Dia berharap semua yang dilakukan merupakan tanggung jawab sebagai tugas dan ikhlas dalam melaksanakannya.
"Saya sangat apresiasi atas usaha, jerih payah dan kekompakan serta kerjasama mereka dalam melaksanakan pencarian terhadap korban," ujarnya.
Danlanal menambahkan, korban ditemukan di sebelah Selatan P. Abang, kurang lebih 4,5 mil laut dari posisi dilaporkan jatuh, yaitu di sekitar pulau Buan, tidak ada kendala yang berarti dalam proses pencarian dan evakuasi korban.
Korban ditemukan tepatnya pada hari ini, Rabu tanggal 24 Agustus pukul 16.50 WIB, pertama ditemukan oleh masyarakat yang secara bersama-sama melaksanakan SAR gabungan, korban ditemukan dalam kondisi telungkup mengapung tidak bernyawa di Selatan perairan Pulau Abang, tepatnya pada Kordinat 03* 02' 5901" U dan 106* 20' 0985" T., sekitar 4,5 mil laut dari posisi jatuh dan dinyatakan hilang.
Atas penemuan tersebut, langsung dilaporkan kepada Komandan KAL P. Baruk yang saat itu posisinya tidak jauh dari penemuan korban, kemudian KAL. P. Baruk menuju lokasi dan Pukul 17.18 WIB jenazah berhasil dievakuasi keatas KAL. P. Baruk, langsung dibawa menuju puskesmas desa Nyamuk, pukul 18.05 WIB, jenazah tiba di Puskesmas Siantan Timur dan langsung dilaksanakan otopsi yang disaksikan oleh Surya selaku orang tua dari korban.
Hasil otopsi dipastikan bahwa mayat yang ditemukan adalah warga desa Munjan yang dilaporkan hilang akibat jatuh dari bagan ke laut di perairan pulau Buan pada hari Minggu tanggal 21 Agustus lalu, atas nama Dary (17 tahun) warga Pemutus kec Siantan Timur Kab. Kep. Anambas. Hal tersebut juga diakui dan dibenarkan oleh orang tua korban, Surya. (red )


















































