- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Harga Sapi di Anambas Naik Rp 3 juta Hingga Rp 4 Juta Perekor, Ini Alasannya

Keterangan Gambar : Warga Tarempa Timur, Ruslan pemilik peternakan ketika di wawancara awak media, Kamis (1/6/2023)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang Idul Adha (Lebaran Haji) pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, hewan Sapi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Seorang warga Desa Tarempa Timur, Ruslan yang mempunyai peternakan sapi mengatakan bahwa ditahun ini harga sapi mendadak naik dimana sapi yang biasanya dijual dengan kisaran harga Rp.15.000.000 sampai Rp.16.000.000 perekor sekarang menjadi Rp.17.000.000 sampai Rp. 21.000.000 perekor.
" Ada kenaikan harga berkisar tiga atau empat juta perekor, karena bukan hanya dari Kabupaten Natuna dan Anambas saja yang membutuhkan tetapi dari Provinsi juga mengambil sapi dari pulau-pulau ini, makanya itu terjadi kelonjakan harga," ucap Ruslan saat diwawancarai oleh awak media ini pada Kamis, 01 Mei 2023.
Ruslan juga mengatakan, bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga sapi ini yaitu, biaya transportasi dimana biasanya Rp.600.000 sekarang menjadi Rp.1.000.000 perekornya, Kemudian biaya perawatan dimana Dirinya harus membayar pekerja untuk memberi pakan sapi tersebut Rp. 3.000.000 perbulannya untuk satu orang pekerja.
" Satu orang itu kita gaji paling rendah Rp. 3 juta untuk satu bulan," jelas Ruslan.
Untuk total sapi di peternakan Ruslan ada 31 ekor yang akan dikurbankan pada saat perayaan hari raya Idul Adha nanti di Kabupaten Kepulauan Anambas.(Johanda)















































