- Bupati Aneng Apresiasi Program TMMD di Anambas
- Tolak Intervensi Kampus di Konflik Chapel USU, MUKI Minta Kementerian Turun Tangan
- Rumah Sakit Bertaraf Internasional Segera Hadir di Sumut, Bobby Nasution Harapkan Beri Pelayanan Maksimal
- Tanam Ganja di Balik Tembok, Pria di Tanjung Morawa Diciduk Polisi! 40 Batang Tinggi 2 Meter Disita
- Buka Kontes Burung Berkicau, Bobby Nasution Dorong Sumut Jadi Pusat Kicau Mania Nasional
- Peresmian 1.061 KMP Nasional, Bobby Nasution Sebut Koperasi Jadi Penguat Ekonomi Rakyat
- PKK Anambas Tandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan Dinas Perpustakaan dan Arsip
- Kapolda Kepri Berikan Dukungan Moril kepada Jajaran di Daerah Perbatasan
- Dekranasda Pantau Perkembangan UMKM dan IKM di Tiga Desa
- Kajari Anambas Ajak Insan Pers Kolaborasi Secara Positif
Harga Sapi di Anambas Naik Rp 3 juta Hingga Rp 4 Juta Perekor, Ini Alasannya

Keterangan Gambar : Warga Tarempa Timur, Ruslan pemilik peternakan ketika di wawancara awak media, Kamis (1/6/2023)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang Idul Adha (Lebaran Haji) pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, hewan Sapi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Seorang warga Desa Tarempa Timur, Ruslan yang mempunyai peternakan sapi mengatakan bahwa ditahun ini harga sapi mendadak naik dimana sapi yang biasanya dijual dengan kisaran harga Rp.15.000.000 sampai Rp.16.000.000 perekor sekarang menjadi Rp.17.000.000 sampai Rp. 21.000.000 perekor.
" Ada kenaikan harga berkisar tiga atau empat juta perekor, karena bukan hanya dari Kabupaten Natuna dan Anambas saja yang membutuhkan tetapi dari Provinsi juga mengambil sapi dari pulau-pulau ini, makanya itu terjadi kelonjakan harga," ucap Ruslan saat diwawancarai oleh awak media ini pada Kamis, 01 Mei 2023.
Ruslan juga mengatakan, bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga sapi ini yaitu, biaya transportasi dimana biasanya Rp.600.000 sekarang menjadi Rp.1.000.000 perekornya, Kemudian biaya perawatan dimana Dirinya harus membayar pekerja untuk memberi pakan sapi tersebut Rp. 3.000.000 perbulannya untuk satu orang pekerja.
" Satu orang itu kita gaji paling rendah Rp. 3 juta untuk satu bulan," jelas Ruslan.
Untuk total sapi di peternakan Ruslan ada 31 ekor yang akan dikurbankan pada saat perayaan hari raya Idul Adha nanti di Kabupaten Kepulauan Anambas.(Johanda)

















































