- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Harga Sapi di Anambas Naik Rp 3 juta Hingga Rp 4 Juta Perekor, Ini Alasannya

Keterangan Gambar : Warga Tarempa Timur, Ruslan pemilik peternakan ketika di wawancara awak media, Kamis (1/6/2023)
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Menjelang Idul Adha (Lebaran Haji) pada tanggal 29 Juni 2023 mendatang, hewan Sapi di Kabupaten Kepulauan Anambas mengalami kenaikan harga dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
Seorang warga Desa Tarempa Timur, Ruslan yang mempunyai peternakan sapi mengatakan bahwa ditahun ini harga sapi mendadak naik dimana sapi yang biasanya dijual dengan kisaran harga Rp.15.000.000 sampai Rp.16.000.000 perekor sekarang menjadi Rp.17.000.000 sampai Rp. 21.000.000 perekor.
" Ada kenaikan harga berkisar tiga atau empat juta perekor, karena bukan hanya dari Kabupaten Natuna dan Anambas saja yang membutuhkan tetapi dari Provinsi juga mengambil sapi dari pulau-pulau ini, makanya itu terjadi kelonjakan harga," ucap Ruslan saat diwawancarai oleh awak media ini pada Kamis, 01 Mei 2023.
Ruslan juga mengatakan, bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kenaikan harga sapi ini yaitu, biaya transportasi dimana biasanya Rp.600.000 sekarang menjadi Rp.1.000.000 perekornya, Kemudian biaya perawatan dimana Dirinya harus membayar pekerja untuk memberi pakan sapi tersebut Rp. 3.000.000 perbulannya untuk satu orang pekerja.
" Satu orang itu kita gaji paling rendah Rp. 3 juta untuk satu bulan," jelas Ruslan.
Untuk total sapi di peternakan Ruslan ada 31 ekor yang akan dikurbankan pada saat perayaan hari raya Idul Adha nanti di Kabupaten Kepulauan Anambas.(Johanda)




















































