- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Gelar Diseminasi Stunting, Wabup Anambas Ajak Semua OPD Untuk Bekerjasama

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Anambas menggelar kegiatan Diseminasi Audit Kasus Stunting dan Monitoring Kasus Stunting Tingkat Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai III Kantor Bupati Kepulauan Anambas, pada Senin, 11 Desember 2023.
Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Wan Zuhendra S.A.P, mengatakan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari percepatan audit kasus stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Sesuai dengan PP Nomor 72 Tahun 2021 yang telah menyatakan bahwa stunting ini taruhannya terlalu besar dengan dampak jangka panjang yang tidak dapat diukur dalam waktu yang singkat, sehingga dalam penanganan stunting ini harus melihat berbagai aspek seperti, aspek kesehatan, aspek keluarga maupun aspek perilaku.
"Artinya penuntasan stunting harus dilakukan secara tepat serta butuh komitmen kuat dari semua kalangan, tidak hanya menjadi tugas salah satu instansi saja, jadi ini perlu melibatkan semua pihak," ucap Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra menyampaikan bahwa hasil analisis situasi dan rencana-rencana kegiatan intervensi penurunan stunting terintegrasi menyebabkan berbagai rencana program kegiatan yang telah dijalankan oleh masing-masing OPD menjadi sebuah kegiatan yang dapat memecahkan persoalan stunting di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Peran kegiatan lintas sektoral harus menjadi prioritas utama dalam penanganan stunting, penyelenggara kesejahteraan sosial dapat berperan aktif dalam upaya-upaya menurunkan jumlah stunting seperti memastikan para penerima manfaat untuk menjalankan kewajibannya," ujar Wan Zuhendra.
Wan Zuhendra juga berpesan kepada dinas kesehatan agar selalu memberikan arahan kepada desa-desa demi menekan angka stunting yang ada di Kabupaten Kepulauan Anambas.
"Jikalau ada kenaikan stunting, ayo kita cari bersama untuk bagaimana supaya stunting ini bisa ditekan secara maksimal melalui program-program yang kita jalankan," pungkasnya.(Johanda)




















































