- Ayub: Pelabuhan Perikanan Antang Bakal Penambah PAD Anambas
- TMMD TNI Manunggal Mulai Digelar di Desa Mubur
- Pansus LKPJ Fokus Bahas Pendapatan Asli Daerah
- Bupati Aneng Berharap Media Jaga Nama Anambas dan Berkontribusi untuk Daerah
- Abdul Hakim Sarankan Perlunya Peningkatan SDM Pengoperasian Alkes di Anambas
- Ketua DPRD Anambas: Turnamen Sepakbola Berdampak Positif Terhadap Pelaku UMKM
- Jajaran Polsek Siantan dapat Pembekalan Bahasa Inggris
- Anggota DPRD Anambas Tinjau Pasien Korban Dugaan Keracunan Makanan di RSUD Palmatak
- Ungkap Kasus PMI Ilegal, Iptu Yuli Endra Terima Penghargaan Kapolresta Barelang
- Usai Konsumsi MBG, Puluhan Siswa Dilarikan ke Rumah Sakit
Forkompinda Kota Batam Siap Bahu Membahu Atasi Masalah Banjir

Keterangan Gambar : Rapat penanganan banjir di Kota Batam. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Pemaparan hasil rapat penanganan banjir Kota Batam kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Batam digelar di aula Hang Nadim Kantor Wali Kota Batam, Senin (4/1/2021) sore.
Gayung bersambut, kerja bersama menyikapi situasi cuaca ekstrim awal tahun yang diinisiasi Pemerintah Kota (Pemko) Batam mendapat sambutan yang baik Forkompinda Batam.
“Intinya, semua sepakat perlu langkah bersama untuk menangani hal ini. Bahasa saya, gayung bersambut, yang kami (Pemko Batam) sampaikan, didukung sepenuhnya oleh rekan-rekan Forkompinda,” kata Wakil Walikota Batam, Amsakar Achmad usai hadir dalam rapat tersebut.
Karena sifat penanganan potensi dan bencana bersifat kolektif, katanya, pertemuan ini tentu dihadiri Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Kota Batam. Kelak, juga akan membuka kesempatan terlibatnya kelompok masyarakat.
“Sekitar 52 titik yang akan jadi fokus penanganan se-Batam. Memang diperlukan langkah bersama sehingga jadwal penanganan atas titik yang sudah kami susun ini dapat ditangani secara kolektif dengan Forkompinda dan masyarakat,” jelasnya.
Ia menyebutkan bahwa, dalam rapat ini juga sudah disepakati perihal kesiapan personil TNI-Polri. Selanjutnya, Pemko Batam akan berkomunikasi dengan Direktorat Pengamanan (Ditpam) Badan Pengusahaan (BP) Batam.
“Perihal properti, ada yang menyiapkan kapal karet untuk evakuasi jika diperlukan dan yang punya tenda juga siap,” kata dia.
Tim bersama rencananya akan langsung beraktivitas, pekan ini. Terkait kepastian hari H, akan dilaporkan terlebih dahulu kepada Wali kota Batam, Muhammad Rudi.
“Teknisnya sedang disusun. Mungkin bisa saja, tim akan dibagi empat (4) hingga lima (5) kelompok atau bisa saja 10 tim sekaligus, sehingga sekali turun 10 titik. Tentang ini tim akan merumuskan,” ujarnya mengakhiri.
(ril)


















































