- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Dua Sirkuit Internasional yang Lebih Hebat dari Mandalika Bakal Dibangun di Kepri

Keterangan Gambar : Gubernur Kepri, Ansar Ahmad (dua dari kiri), bersama Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo (dua dari kanan) saat meninjau lokasi yang akan dibangun sirkuit internasional.
KORANBATAM.COM - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mendampingi Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI), Bambang Soesatyo, dan Owner Sentul Sirkuit Internasional, Tinton Suprapto, meninjau lokasi yang akan dibangun sirkuit internasional.
Kedua lokasi yang ditinjau adalah Kawasan Lagoi di Bintan dan Kawasan Nongsa Kota Batam. Di Lagoi dari penjelasan Abdul Wahab, perwakilan dari Bintan Resort, akan dibangun sirkuit internasional dengan luas lahan 200 hektare.
Pengelola akan menyediakan sarana pendukung lengkap seperti hotel mewah, resort eksotos, suasana nyaman dan fasilitas sirkuit berstandar internasional.
“Lagoi itu dekat Singapura. Kaum tajir dan penggila mobil balap nantinya akan membanjiri sirkuit ini. Karena selain balapan, juga rekreasi dengan fasilitas lengkap,” ujar Abdul Wahab, Minggu (6/6/2021).
Selain di Lagoi, pembangunan sirkuit internasional juga digesa di Nongsa Kota Batam. Pihak Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah menyediakan lahan 100 hektare bagi investor yang akan membangun sirkuit di Nongsa tersebut.
Sementara Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, meminta dukungan penuh Ketua MPR-RI terhadap rencana pembangunan sirkuit internasional di dua lokasi tersebut.
“Pembangunan sirkuit internasional di Nongsa dan Lagoi akan lebih hebat dari Mandalika di Lombok. Kita minta dukungan Ketua MPR-RI, Pak Bambang Soesatyo. Termasuk rencana pembangunan Jembatan Batam-Bintan, kita juga minta dukungan. Karena kita ingin Kepri ke depan maju dan jadi teras negara yang membanggakan di Indonesia,” kata Gubernur Kepri.
Dalam kesempatan tersebut, Ansar Ahmad juga memaparkan tentang rencana pembangunan Kepri Bay di Lagoi yang diperkirakan akan menelan anggaran Rp100 triliun.
Saat ini pihak konsorsium dari Eropa tengah mempersiapkan dengan matang tentang rencana investasi pembangunan resort terbesar se-Asia dengan fasilitas 5000 kamar hotel tersebut.
Sementara itu, Ketua MPR-RI, Bambang Soesatyo, ketika menanggapi paparan Gubernur Kepri tersebut, menyatakan bahwa, kekagumannya dengan keindahan Pulau Bintan.
“Bintan ternyata sangat bagus. Jalan dan jembatan bagus-bagus dan yang lebih istimewa, ada Lagoi yang begitu luar biasa,” kata Bambang yang politisi Golongan Karya (Golkar) ini.
Bambang menyatakan, dirinya mendukung penuh seluruh program pembangunan di Bintan, Batam dan Kepulauan Riau demi kesejahteraan masyarakat.
“Pembangunan sirkuit internasional tentu untuk menjawab kebutuhan wisatawan asing yang hobi balap mobil ketika datang ke Bintan dan Batam. Multi player effect dari pembangunan sirkuit internasional ini cukup besar. Selain tenaga kerja terserap juga sektor lain ikut tergerakkan seperti jasa dan lainnya,” jelasnya.
Khusus Jembatan Batam - Bintan, kata Bambang, karena sudah masuk dalam proyek strategis nasional pihaknya memberikan dukungan penuh dan siap mengawal sampai selesai.
“Kepri ini dekat Singapura dan Malaysia. Karena itu harus dipoles cantik dengan infrastruktur yang maju. Apa-apa yang sudah diprogramkan oleh Pak Gubernur bersama pemerintah pusat tetap kita dukung penuh,” katanya.




















































