- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Dua Kepala Dinas Jajaran Pemkab Bintan Diperiksa KPK

Keterangan Gambar : Edi Pribadi menutup mukanya saat turun tangga dari gedung Balai Antam Seludang, usai pemeriksaan tim penyidik KPK di Mapolres Tanjungpinang. /Cr1
KORANBATAM.COM - Dua Pejabat di Kabupaten Bintan diperiksa oleh tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Tanjungpinang.
Kedua pejabat itu bernama Edi Pribadi, sebagai Kepala Dinas (Kadis) Perpustakaan Arsip Daerah (PAD) dan Mardiah selaku Kadis Pemberdayaan perempuan perlundungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3KAD) Bintan.
Mereka diperiksa terkait kasus dugaan korupsi di Bintan yang tengah diusut Komisi Antirasuah.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Kabid Humas Polda Kepri), Kombes Pol Harry Goldenhardt S, membenarkan bahwasanya KPK menggunakan salah satu ruangan di Polres Tanjungpinang untuk pemeriksaan.
“Maaf saya lagi video conference (vicon), terkait hal tersebut saya membenarkan,” ujar Kombes Pol Harry, Kamis (25/2/2021).
Tim KPK tiba di Mapolres Tanjungpinang sekira pukul 09.45 WIB. Selang beberapa menit kemudian, tampak Edi Pribadi dengan menggunakan baju batik dan celana kain hitam terlihat masuk ke dalam ruangan pemeriksaan. Kemudian disusul oleh Mardiah, menggunakan baju corak bunga dan jilbab warna abu-abu.
Keduanya keluar dari gedung balai Antam Seludang Polres Tanjungpinang langsung menuju Mushala untuk menjalankan ibadah Shalat Dzuhur.
Informasi yang diterima, kedua Kadis itu diperiksa terkait tindak pidana korupsi penyalahgunaan wewenang yang dilakukan oleh penyelenggara negara berkaitan dengan cukai rokok di Dewan Kawasan Pelabuhan Bebas dan Perdagangan Bebas (PBPB) Kabupaten Bintan masa jabatan 2016 hingga 2019 lalu, dan KPK dikabarkan juga akan memeriksa Bupati Bintan terpilih, Apri Sujadi.
(cr1)




















































