- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
Ditimpa Pohon Saat Pergi Sekolah, Seorang Pelajar SMAN 15 Meninggal

Keterangan Gambar : Ilustrasi (net)
MELAYUNEWS.COM - Andini Putri Aminarti siswi SMA 15 meninggal saat dalam perjalanan menuju sekolah saat melintasi kawasan Masjid Al-Muhajidin, Kampung Jabi, Nongsa, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (20/7/2022).
Kapolsek Nongsa, Kompol Yudi Arvian menyebutkan penyebab meninggalnya siswi berusia 17 tahun tersebut, dikarenakan kecelakaan akibat pohon tumbang, saat korban tengah dibonceng oleh orang tuanya.
“Peristiwa sekitar pukul 07.00 WIB, saat melintas kawasan Masjid, korban tertimpa pohon yang tumbang saat di bonceng oleh orangtuanya,” ungkapnya.
Sebelum dinyatakan meninggal dunia, korban sempat mendapat pertolongan dari warga sekitar.
Hal ini dibenarkan oleh Dani salah satu siswa SMA 15 Batam, yang mengaku turut serta memberikan pertolongan kepada korban.
“Lokasi kejadian gak jauh dari sekolah bang. Saat kecelakaan terjadi, kebetulan saya masih berada di gerbang sekolah. Dan warga teriak untuk minta tolong,” jelasnya.
Dani yang melihat salah satu temannya mengalami kecelakaan, langsung berlari ke lokasi kejadian untuk membantu warga melakukan pertolongan.
Dibantu oleh warga, pihaknya langsung berkoordinasi dengan ketua RW setempat untuk memberikan pertolongan untuk diantarkan ke rumah sakit.
“Mengantarkan korban dan orang tuanya ke RS Soedarsono menggunakan ambulance Masjid,” ujarnya.
Kepergian Andini Putri Aminarti yang tidak terduga ini, sontak membuat teman-temannya merasa bersedih.
Hal ini dibuktikan dengan solidaritas para siswa/siswi SMA Negeri 15 yang turut mengantarkan Putri menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sambau, Rabu (20/7/2022) siang.
Solidaritas yang ditunjukkan oleh teman-temannya ini, dikarenakan Andini Putri dikenal sebagai pribadi yang ramah, serta salah satu siswa berprestasi.
“Anaknya pintar, selalu 10 besar,” ungkap Azri, salah seorang teman korban yang ditemui di lokasi TPU Sambau.
Andini dikenal sebagai pribadi yang mudah bergaul dengan teman sebaya, serta tidak sombong untuk berbagi ilmu pelajaran.
“Anaknya pintar, cantik lagi,” ungkap Azri.(red)



































.jpg)














