- Beredar Info Bandar Narkoba di Kp Tempel Perdagangan, APH Diminta Turun Tangan
- Wali Kota Medan Minta Pengurus ICMI Muda Beri Dampak Nyata Bagi Masyarakat
- Putra-Putri Kebudayaan Medan Diminta Memperdalam Pengetahuan Budaya
- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
Dari Batam, Panglima TNI Lepas 119 Prajurit Satgas Maritime Task Force ke Lebanon

Keterangan Gambar : Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo dan KSAL Yudo Margono, melepas KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) bersama 119 prajurit Satgas MTF Konga XXVIII-M/UNIFIL ke Lebanon, di Dermaga Utara Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (5/2/2021) pagi. /Erwinsyah/KORANBATAM.COM
KORANBATAM.COM - Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Margono, melepas 119 prajurit yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Maritime Task Force (MTF) Konga XXVIII-M/UNIFIL (United Nations Interim Force in Lebanon).
Pelepasan itu dilaksanakan di Dermaga Utara Batu Ampar, Kota Batam, Jumat (5/3/2021) pagi, dengan menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Sultan Iskandar Muda (SIM-367) dan satu unit Helikopter AS 565 Mbe Panther, yang dikomandoi oleh Letkol Laut (P) Abdul Haris untuk melaksanakan tugas pengamanan perairan Lebanon pada misi perdamaian dunia Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) selama satu tahun kedepan.
“Tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa serta pegang teguh Sapta Marga sumpah prajurit dan delapan wajib TNI. Kedua, pelihara dan tingkatkan profesionalisme sebagai prajurit TNI Matra Laut ketika melaksanakan misi dengan baik,” ujar Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, di lokasi.
Sementara, KSAL Laksamana TNI Yudo Margono, mengatakan bahwa, dalam pelepasan dan pemberangkatan KRI SIM-367 ini akan menggantikan KRI Sultan Hasanuddin yang sudah bertugas sebelumnya selama satu tahun.
“KRI SIM-367 ini untuk menggantikan KRI Sultan Hasanuddin yang sudah bertugas sebelumnya selama satu tahun. Ini merupakan Satgas yang ke-13 yang dikirim dari TNI sejak 2009 hingga saat ini (2021). Sudah 13 kapal KRI yang kita kirim, dan KRI SIM 367 ini yang ke-13 untuk berkontribusi dalam misi perdamaian dunia,” ujar Laksamana TNI Yudo Margono.
(erwinsyah)















































