- Begini Dampak Positif MBG yang Dirasakan Masyarakat Anambas
- Hino Faisal: Jadikan Momentum Hari Kemerdekaan untuk Merajut Persatuan dan Kebersamaan Membangun Anambas
- Pesan Ketua Tim Penggerak PKK Memaknai Kemerdekaan dengan Penuh Tanggungjawab Menjaga Persatuan
- Bupati Anambas Ajak Warga Menjaga Persatuan dan Kebersamaan
- DPRD Anambas Paripurnakan Nota Kesepakatan Perubahan KUA PPAS
- Anggota DPRD Anambas Minta Pemerintah Gerak Cepat Bantu Warga Jemaja yang Krisis Air Bersih
- Wakil Wali Kota Medan Terima Audiensi Sultan Deli, Bahas Kenduri Diraja Hingga Revitalisasi Istana Maimun
- Perkuat Sinergitas dan Keterbukaan Informasi, Lanal Tarempa Gandeng Insan Pers
- Dayang Nan Tujuh Menggetarkan Gedung Kesenian Jakarta
- Hadiri Forum Konsultasi Publik, PWI Tanjungpinang Dorong Kualitas Pelayanan Informasi Publik
Danyon Marinir 10 SBY Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua

Keterangan Gambar : Danyon Infanteri Marinir 10/SBY, Letkol Marinir Alim ketika menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Kota Batam, Jumat (29/1/2021). (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BATAM - Komandan Batalyon (Danyon) Infanteri Marinir 10/Satria Bhumi Yudha (SBY), Letkol Marinir Alim Firdaus, menerima suntikan vaksin Corona Sinovac dosis kedua di aula lantai IV Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Kota Batam, Jumat (29/1/2021). Ia berharap, dengan program vaksinasi tersebut, persoalan Covid-19 akan terselesaikan dan perekonomian Batam kembali bangkit dan normal kembali.
Ini disampaikan ketika dikonfirmasi KORANBATAM.COM melalui pesan singkat WhatsApp, siang, sekira pukul 15.36.
Letkol Marinir Alim Firdaus mengatakan, Vaksin dosis kedua ini menambah kadar antibodi. Vaksinasi dosis pertama hanya tahan 3-6 bulan, setelah dosis kedua bisa sampai 1 tahun.
“Ya tentu, dengan dilaksanakannya vaksinasi Covid-19 dosis kedua ini bertujuan untuk memberikan kekebalan tubuh bagi setiap orang. Sehingga tidak mudah terserang covid, jadi walaupun kita sudah dilakukan vaksinasi maka tetap kita melaksanakan Protokol Kesehatan Covid-19 yakni 3M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun) seperti apa yang sudah dianjurkan dan menjadi perintah komandan, nah kita laksanakan,” ujar Letkol Marinir Alim.
Disampaikannya bahwa, untuk kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua ini tidak berbeda jauh dengan kegiatan vaksinasi yang pertama pada Jumat (15/1/2021) lalu.
“Vaksinasi yang kedua ini (dosis kedua) tidak berbeda jauh dengan yang pertama yang dilaksanakan sekitar 14 hari yang lalu. Prosesnya sama, kita melalui proses dengan screening seperti dicek untuk tensinya, kemudian konsultasi karena ada beberapa item yang harus kita lewati (14-16 item),” kata orang Nomor satu di Kesatuan Batalyon Infanteri 10 Mar SBY itu.
Danyon Infanteri Marinir 10/SBY mengaku fisiknya lebih bugar dan tidak ada keluhan apapun setelah mendapatkan vaksin. Letkol Marinir Alim Firdaus sudah menerima vaksin lengkap dari dosis pertama hingga dosis kedua.
“Alhamdulillah saya sudah dua kali vaksin dan kondisi suhu badan dan tekanan darah (tensi) saya cukup bagus. Tensi ini adalah salah satu yang menjadi perhatian khusus, apabila orang yang tensinya tinggi maka tidak akan divaksin. Jadi tadi saya dicek tensinya, dua kali. Pertama 120/80 dan kedua 130/80 tapi masih dalam batas normal karena tensi yang maksimal itu 140. Alhamdulillah bisa terlaksana dengan baik,” ujarnya.
Ia berharap jika program vaksinasi ini dapat terlaksana di Kota Batam maka akan mengembalikan kepercayaan masyarakat khususnya konsumen kelas menengah ataupun atas, sehingga harapannya ekonomi Batam dapat pulih dan normal kembali.
Selain Danyon Infanteri Marinir 10/SBY, Letkol Marinir Alim Firdaus yang menerima vaksinasi Covid-19 dosis kedua ada beberapa pejabat lainnya yang menerima di antaranya, Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam Jefridin Hamid, serta perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pengusaha.
Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis kedua ini dibuka langsung oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi.
(ilham)

















































