Clapham Conference 2025 Dibuka, Bahas Tantangan F&B hingga Persaingan Medan
Reporter : MELAYUNEWS.COM 21 Nov 2025, 20:46:38 WIB BISNIS
Clapham Conference 2025 Dibuka, Bahas Tantangan F&B hingga Persaingan Medan

Keterangan Gambar : Clapham Conference 2025 resmi dibuka di Clapham Collective, Centre Point Medan, Jumat (21/11/2025).


MELAYUNEWS.COM, MEDAN - Dihadiri ratusan peserta, Clapham Conference 2025 resmi dibuka di Clapham Collective, Centre Point Medan, Jumat (21/11/2025). Acara ini berlangsung selama dua hari dan menjadi ajang berkumpulnya pelaku usaha, profesional, kreator, dan inovator di industri Food & Beverage (F&B).

Mengusung tema "Where Business, Tech, and Taste Unite", konferensi ini menghadirkan rangkaian sesi yang membahas strategi, tantangan, dan masa depan industri F&B, mulai dari service excellence, pemasaran, pengembangan SDM, operasional, keuangan, hingga brand storytelling. Ratusan peserta hadir mengikuti diskusi, sesi inspiratif, dan networking yang dirancang memperkuat ekosistem bisnis F&B khususnya di Sumatera Utara.

Acara ini mendatangkan sejumlah pembicara dari berbagai brand dan bidang, antara lain:

* Matthew Ardian – CMO Fore Coffee
* Joseph Erwin – COO & Co-Founder Titik Temu Indonesia
* Angeline Lawrence – Co-Founder & Head Roaster Titik Temu Indonesia
* Harris Hartanto Tan – CEO & Co-Founder Coffeenatics
* Norrita Chai – COO & Co-Founder Coffeenatics
* Gupta Sitorus – Presidium Dewan Kuliner Indonesia
* Peggy Putri – COO & Co-Founder Paradigm
* Erwindy Putra – Trainer & Mentor Paradigm
* Frankie Wijaya – Co-Founder & Senior Consultant Bestari.id
* Stella Suherman – Owner Yamaoka Artisan Tea House
* Raymond Boedi – Founder KE.RA Design Studio
* Millen Meccano Ocean – Executive Chef Thirty Six
* Edrick – Co-Founder Tenun Coffee Roasters
* Romadhoni Dwi Payana – Principal Architect Simon + Dhoni Studio
* Carissa Clarence – CEO Gentle Monkey
* Rong Lee – Owner & Head Chef Earth Bake
* Willic Omar – Founder FE Associate
* Christopher Angkasa – Founder Clapham Company

Selain sesi utama, peserta juga dapat mengunjungi berbagai hustling booth yang menampilkan produk dan inovasi brand lokal lintas industri.

Founder Clapham Company, Christopher Angkasa, mengatakan Clapham Conference bukan sekadar acara tahunan, tetapi wadah strategis bagi komunitas bisnis di Medan untuk bertumbuh bersama.

Ia menilai perkembangan industri F&B membutuhkan pemanfaatan teknologi, jejaring, dan kolaborasi yang berkelanjutan.

“Clapham Conference menjadi ruang untuk berbagi ilmu dan inspirasi. Antusiasme peserta setiap tahun mendorong kami untuk terus menghadirkan konferensi yang berdampak,” ucapnya.

Christopher juga menyampaikan pandangannya mengenai posisi Medan dalam persaingan kuliner nasional. Menurutnya, Medan memiliki potensi besar namun belum sepenuhnya terekspos dengan baik.

“Kenapa Medan belum bisa menyaingi makanan internasional? Medan ini kota yang luar biasa, tapi ada sektor yang masih tertinggal, terutama di makanan,” tuturnya.

Ia menjelaskan bahwa Medan dikenal dengan cerita kulinernya yang enak, namun tidak banyak terekspos secara luas.

Christopher menambahkan kualitas pelayanan, logistik, dan infrastruktur memiliki pengaruh besar. Ia mencontohkan harga bahan baku di Jakarta yang bisa lebih murah dibanding Medan.

“Di Jakarta harga daging bisa lebih murah 20 persen. Ini jelas memengaruhi biaya logistik dan produksi makanan di Medan,” ujarnya.

Clapham Conference 2025 berlangsung 21-22 November 2025 di Clapham Collective, Centre Point Medan.

Peserta masih dapat melakukan registrasi melalui tautan yang telah disediakan panitia bit.ly/CC2025REG

Clapham Conference 2025 Resmi Dibuka, Medan Soroti Tantangan Industri Kuliner(sp)





Komentar Facebook

Komentar dengan account Facebook

;