- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Cinta Sesama Sejenis, Pria Ini Sebar Foto di Medsos
Cinta Dalam Diam

Keterangan Gambar : ilustrasi pasangan homoseksual (Shutterstock).
KORANBATAM.COM - Fmw (22), diamankan Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor (Sat Reskrim Polres) Bintan, pada Rabu (10/2/2021). Pasalnya terkait dugaan pelanggaran Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) oleh salah seorang warga Bintan, yang mana pelaku merupakan pencinta sesama jenis.
Hal ini terungkap karena adanya laporan dari salah seorang korban yang masih berstatus pelajar berusia 17 Tahun, yang mana akun Facebook miliknya digunakan oleh pelaku Fmw digroup-group homo di Facebook.
Kepala Satuan (Kasat) Reskrim Polres Bintan, AKP Dwi Hatmoko Wiroseno membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Korban membuat laporan, bahwa foto-fotonya disebar melalui group homo di Facebook. Yang mana grup tersebut tersebar dan diketahui oleh teman sekolahnya,” ujar AKP Dwi.
Dijelaskan Dwi, dari laporan tersebut polisi langsung bergerak cepat dan melacak keberadaan pelaku dengan cara memancing pelaku.
“Kita pancing pelaku, seolah-olah korban mau ketemu dan menjanjikan ingin belikan pulsa ke pelaku. Tapi, saat memancing pelaku keluar, korban kita bawa juga,” terangnya.
Menurut keterangannya, kata Dwi, pelaku sudah lama menyukai korban.
“Ya suka dari jauh, cinta dalam diamlah. Pelaku mengaku sudah lama memuja korban,” ujarnya.
Selain itu, masih dikatakan Dwi, pelaku juga mengambil foto-foto dari status WhatsApp dan Instagram milik korban.
Atas kejadian tersebut, barang bukti (BB) yang diamankan petugas ialah telepon genggam (HP) milik pelaku.
“Pelaku kita dijerat dengan Undang-Undang (UU) ITE. Ancamannya 12 Tahun kurungan penjara, atau denda paling banyak Rp12 milliar rupiah,” tandasnya.
(lita)
















































