- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Bupati Kepulauan Anambas audiensi dengan Kementerian Perdagangan

Keterangan Gambar : Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat audiensi dengan Kementerian Perdagangan.
MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Disambut langsung oleh Direktur Sarana Perdagangan dan Logistik Kementerian Perdagangan RI, Bapak Sri Nugy Atmanto, Bupati Aneng audiensi dengan kementerian perdagangan.
Audiensi yang digelar di jakarta pada Rabu (21/07/2026) itu membahas rencana revitalisasi pasar inpres, dan lanjutan pengerjaan pasar loka, serta penambahan kuota reeferkontainer tol laut dari pemerintah pusat.
Audiensi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pasar rakyat agar lebih representatif, tertata, bersih, aman, dan nyaman, sekaligus mampu mendorong pertumbuhan serta daya saing perdagangan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas memaparkan kondisi eksisting Pasar Inpres dan Pasar Loka yang saat ini masih memiliki berbagai keterbatasan fasilitas. Kondisi tersebut dinilai berdampak pada kenyamanan pedagang dan masyarakat sebagai pengguna pasar.
Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas berharap adanya dukungan dari Pemerintah Pusat melalui program revitalisasi pasar rakyat guna meningkatkan aktivitas ekonomi serta kesejahteraan pedagang dan masyarakat di wilayah Kepulauan Anambas.
Selain membahas revitalisasi pasar, Pemerintah Daerah juga menyampaikan usulan penambahan kuota reefer container pada program Tol Laut. Usulan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya ketersediaan reefer container yang sangat dibutuhkan oleh pelaku usaha untuk mendukung distribusi komoditi, khususnya komoditas pangan segar seperti ayam beku dan hasil perikanan, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
Penambahan kuota reefer container diharapkan dapat menjaga kualitas produk, stabilitas pasokan, serta kelancaran distribusi logistik ke wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas sebagai daerah kepulauan.
"Dengan audiensi ini kita harap dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pengembangan sektor perdagangan, peningkatan infrastruktur pasar rakyat, serta kelancaran distribusi barang kebutuhan pokok dan barang penting di Kabupaten Kepulauan Anambas,"ujar Aneng.
Menanggapi hal tersebut, Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menyambut baik masukan dan usulan yang disampaikan oleh Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Pihak Kementerian Perdagangan mendorong Pemerintah Daerah untuk melengkapi data serta dokumen pendukung sebagai bahan kajian lebih lanjut, sekaligus mengajak Pemerintah Daerah untuk lebih aktif mengawal dan mengawasi pelaksanaan proyek yang bersumber dari Pemerintah Pusat.
Dalam pertemuan tersebut, sekda Sahtiar serta beberapa kepala OPD turut hadir mendampingi Bupati Aneng. (Ferengki)




















































