- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Bupati Anambas Kunjungi Kemenhub Bersama Gubernur Kepri, Ini yang Mereka Bahas

MELAYUNEWS.COM, ANAMBAS - Bupati Kepulauan Anambas, Abdul Haris bertemu dengan Menteri Perhubungan, Budi karya Sumadi. Pertemuan ini merupakan agenda Bupati Kepulauan Anambas dalam mendampingi Gubernur Kepulauan Riau audensi bersama Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi,Rabu(6/4/2022).
Pada kesempatan itu, Abdul Haris SH menyampaikan usulan perpanjangan runway bandara Letung kepada Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
"Selain usulan perpanjangan runway bandara Letung, kita juga sampaikan usulan rencana pembangunan Roro didesa Kuala Maras , serta pembanguan pelabuhan bongkar muat," ujar Abdul Haris kepada media ini, Rabu(6/4 /2022).
Bupati Anambas juga menambahkan, selain perpanjangan runway bandara, perlu pemotongan bukit agar saat landing pesawat semakin aman. Menurut dia panjang bandara Letung saat ini 1400 meter sehingga perlu ditambah lagi menjadi 2500 meter.
"Kalau nanti panjang runway bandara Letung sudah 2500 meter maka pesawat boeing sudah bisa mendarat. Ini akan mendongkrak wisatawan yang akan berkunjung ke Anambas," ujarnya.
Abdul Haris SH, juga menyampaikan mengenai pembangunan Roro, yang direncanakan terletak di Kuala maras akan mengunakan angaran pusat (APBN_red). Hal ini mengingat semua persyaratan pengusulan tersebut telah selesai anatar lainya yakni, DED dan lahan yang telah dibebaskan.
"Kedatangan kita bersama pak Gubernur Kepri disambut dengan baik oleh pihak Kementerian Perhubungan. Responnya juga sangat baik, kita berharap usulan itu bisa direalisasikan," katanya. (red )




















































