- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Bupati Anambas dan Forkopimda Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Pelabuhan Tarempa

Keterangan Gambar : Bupati Anambas Abdul Haris dan sejumlah Forkopminda Anambas saat meninjau kedatangan penumpang KM Bukit Raya di pelabuhan Tarempa
KORANBATAM.COM - Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas bersama sejumlah unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) Kabupaten Kepulauan Anambas melakukan peninjauan pelaksanaan proses di pelabuhan Tarempa, Selasa (18/5/2021).
Saat peninjauan, penumpang KM Bukit Raya di Pelabuhan Beton Tarempa, Bupati Anambas langsung mengarahkan agar Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 melakukan pemeriksaan dan jaga jarak. Saat itu juga langsung dilakukan penyemprotan disinfektan kepada seluruh penumpang yang naik maupun yang turun dari KM Bukit Raya.
Bupati Kabupaten Kepulauan Anambas, Abdul Haris, mengatakan, pentingnya dilakukan protokol kesehatan saat KM Bukit Raya tiba. Sehingga seluruh penumpang yang baru tiba dilakukan pengecekan kesehatan.
“Kita harus perketat penerapan protokol kesehatan. Apalagi saat ini kasus Covid-19 meningkat. Kita perlu semakin waspada sehingga bisa memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di daerah kita,” kata Abdul Haris.
Bupati Anambas juga menambahkan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 perlu kerjasama semua pihak terutama masyarakat harus semakin melaksanakan protokol kesehatan dalam melaksanakan aktivitasnya.
“Kasus Covid-19 di daerah kita sudah mencapai 500 kasus, jadi perlu melakukan pengawasan yang ketat. Bagi penumpang yang baru tiba agar melakukan isolasi mandiri dirumah beberapa hari. Jika ada gejala silahkan melapor kepetugas kesehatan,” ujarnya.
(jhon)




















































