- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Buka Seminar, Remaja Masjid Diminta Mampu Berkolaborasi dengan Pemerintah

Keterangan Gambar : Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, memberi pengarahan kepada remaja masjid, saat membuk seminar remaja masjid di gedung PIH Hotel di Jalan Engku Putri, Batamcenter, Sabtu (17/4/2021).
KORANBATAM.COM - Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, membuka Seminar Remaja Masjid Bangkit Kota Batam di gedung Pusat Informasi Haji (PIH) Hotel di Jalan Engku Putri, Batamcenter, Sabtu (17/4/2021). Di kesempatan itu, remaja masjid diminta mampu berkolaborasi dengan pemerintah dalam urusan keagamaan.
“Kita terus menata kota. Meski begitu, urusan keagamaan tak boleh di tinggalkan,” kata Rudi.
Ia mengaku, sejak awal menjabat, urusan keagamaan menjadi nomor satu. Bahkan, sejak masjid dan musala di Batam berjumlah 800 unit dan kini sudah sebanyak 1.400 unit, pihaknya persama tokoh agama di Batam terus menggeliatkan kegiatan keagamaan.
“Remaja masjid ini punya banyak perannya, terutama dalam syiar Islam dan memakmurkan masjid,” katanya.
Untuk itu, Rudi akan terus memperindah tempat ibadah dan berupaya mambantu pemasangan pendingin udara di masjid atau musala.
“Kalau masjid indah, dingin, pasti jemaah nyaman. Kalau sudah nyaman, di luar waktu salat pun jemaah bakal ke masjid,” ujarnya.
Hal tersebut disampaikan Rudi, agar para remaja masjid memahami apa yang menjadi prioritas pemerintah ke depan dalam kegiatan keagamaan. Namun semua itu tak akan berjalan baik, jika tanpa dukungan semua pihak.
“Jangan khawatir, kami membuat Batam ini makin modern. Perlu dicatat, kemajuan kota kalau tidak ada kegiatan keagamaan maka akan kosong,” ujar Rudi, sembari membuka seminar.
Dalam kegiatan itu, turut hadir pula Asisten 1 Sekretariat Daerah (Setdako) Batam Yusfa Hendri, Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Azril Apriansyah, Ketua Panitia Zulkifli AK, Ketua Umum Dewan Masjid Kepri Huzrin Hood, dan para peserta seminar.
















































