- Perkuat Literasi, Ketua PWI Kepri Ajak Kepala Sekolah Batam Kolaborasi dengan Media
- Pemkab Anambas Berencana Gandeng SKK Migas untuk Penuhi Kebutuhan Listrik
- Bupati Anambas Tinjau Proses Bongkar Muat Mesin PLTD PLN Tarempa
- Listrik Sering Padam, Warga Anambas Geruduk Kantor ULP PLN Tarempa
- Polsek Bengkong Serap Curhat Warga Soal Kriminalitas hingga Krisis Air Bersih
- Warga Anambas Banyak Belum Sempat Akses Program Cek Kesehatan Gratis karena Sibuk Kerja
- Peringati Hari Osteoporosis, Bupati Aneng Senam Bersama Tenaga Medis dan Lansia
- Niat Bicara Baik-Baik Soal Gaji, Pria di Bengkong Batam Justru Tega Lukai Rekannya Pakai Sajam
- PWI Gelorakan Semangat Berjejaring Organisasi Pers Global South di Belt and Road Journalists Forum 2026
- Wakil Bupati Anambas Peduli Warga Kurang Mampu dan Pembangunan Tempat Ibadah melalui RB&H Foundation
BP Batam Gerak Cepat Atasi Banjir di KPLI-B3 Kabil

Keterangan Gambar : Genangan air terlihat di area kawasan Pengelolaan Limbah Industri KPLI Kabil.
KORANBATAM.COM - Badan Pengusahaan (BP) Batam mengambil langkah cepat untuk menangani banjir di sekitar area Kawasan Pengolahan Limbah Industri (KPLI) Kabil. Hal ini untuk mencegah dampak yang lebih besar bagi lingkungan di sekitarnya.
Genangan air tersebut akibat hujan lebat dan tersumbatnya saluran drainase di sekitar area tersebut. Kondisi gudang KPLI Kabil sendiri terendam air setinggi 60 sentimeter.
Manajer Pengelolaan Lingkungan BP Batam, Iyus Rusmana, mengatakan, pihaknya bersama Asosiasi Pengelolaan Limbah (Aspel) industri Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), sedang melakukan upaya untuk mengatasi banjir yang terjadi akibat tersumbatnya saluran air.
Sementara, lanjut Iyus, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, juga sudah menginstruksikan Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam bersama unit terkait untuk melakukan peninjauan ke lokasi tersebut, mempelajari masalah yang sebenarnya dan berkordinasi mencarikan solusinya.
Bahkan Pengawas Badan Usaha Fasling sendiri sudah meninjau lokasi KPLI, Jumat (16/4/2012) lalu.
“Saat ini kami sedang menyodet atau membuat terusan untuk mengalirkan air ke pantai. Ini alternatif untuk mengatasi banjir sehingga kalau terjadi hujan besar tidak banjir lagi,” kata Iyus Rusmana, Senin (19/4/2021).
Guna mengatasi hal tersebut, masih kata Iyus, KPLI saat ini sedang melakukan penyodetan saluran drainase kurang lebih 400 meter, dengan kedalaman 3 hingga 5 meter dan lebar 5 meter.
“Penyodetan ini dilakukan bekerja sama dengan para tenant KPLI-B3. Karena kami tidak bisa anggarkan dana secara mendadak,” jelasnya.
Selain itu, katanya, saat ini BP Batam juga sedang memasang saluran drainase di dalam KPLI saluran U-100 dan U-200 serta pembetonan jalan.
Sejumlah alat berat, seperti beko dan dump truck, saat ini sedang bekerja melakukan penyodetan di area KPLI.
Sumber: BP Batam



































.jpg)














