- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Bintan Diguyur Hujan, Beberapa Titik Banjir Ditinjau Kapolres Bintan

Keterangan Gambar : Evakuasi sejumlah warga yang terjebak banjir. (Foto : istimewa)
KORANBATAM.COM, BINTAN - Kabupaten Bintan kembali di guyur hujan sejak tanggal (9-10/1/2021) tepatnya pada hari Sabtu dan Minggu, hal ini mengakibatkan sejumlah wilayah mengalami kerusakan akibat banjir susulan yang terjadi tersebut. Menyikapi itu, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, S.I.K., M.M meninjau ke lapangan guna melihat langsung keadaan warga korban musibah bencana alam banjir.
Banjir susulan kali ini lebih besar daripada sebelumnya, yang mana mengakibatkan kerusakan di Pelabuhan Bulang Linggi dan putusnya jembatan penghubung antara Simpang Gesek dan Tirta Madu pada Minggu (10/1/2021) pagi.

Keterangan gambar : Putusnya akses jembatan penghubung antara Simpang Gesek dan Tirta Madu, Bintan. (Foto : istimewa)
Ketinggian debit banjir mencapai 1,5 Meter terjadi di beberapa wilayah, seperti di Kampung Pisang kecamatan Bintan Timur.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk selalu waspada, karena kemungkinan akan adanya banjir susulan lagi. Untuk saat ini, sebaiknya mengungsi di lokasi yang telah disediakan oleh pemerintah dalam sementara waktu hingga air benar-benar surut,” ujar Bambang.
Dalam peninjauan tersebut, Kapolres Bintan didampingi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan dan diikuti oleh Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Gunung Kijang, Kepala Satuan Satuan Samapta Bhayangkara (Kasat Sabhara), Camat Gunung Kijang, Kepala Desa (Kades) Malang Rapat dan personil Sat Sabhara maupun Polsek Gunung Kijang di Kecamatan Gunung Kijang dan Toapaya.

Keterangan gambar : Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono (kiri) saat meninjau langsung keadaan warga korban musibah bencana alam banjir di Kabupaten Bintan. (Foto : istimewa)
“Kami telah memerintahkan personil untuk membantu warga yang menjadi korban banjir, baik dengan membantu evakuasi, membantu pengaturan dijalan yang terendam banjir, maupun memberikan bantuan berupa sembako dan lainnya kepada masyarakat,” ucapnya.
Adapun wilayah yang dilakukan pengecekan oleh Kapolres Bintan dan instansi terkait lainnya adalah di RT 01/RW 01 Desa Malang Rapat, Raya Kawal Kampung (Kp) Sumber Karya RT 13/RW 5b Km 23 Kelurahan Toapaya (depan Lohas) dan Kp Gesek Km 22 RT 12/RW 4 Kelurahan Toapaya.
Informasinya, di wilayah tersebut selain rumah warga terendam banjir, akses jalan raya mengalami gangguan bahkan terputus akibat bencana banjir tersebut. Tidak hanya itu, Kapolres Bintan juga mengunjungi tempat pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah bagi masyarakat yang menjadi korban bencana banjir tersebut.
“Semoga bencana banjir yang melanda wilayah kita ini, cepat dan segera berlalu serta surut,” tutupnya.
(red)




















































