- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Bawaslu Sebut Kerawanan Pemilu di Batam Masuk Kategori Sedang

MELAYUNEWS.COM, BATAM - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Batam Kepulauan Riau menyebutkan kerawanan pemilu di kota itu dalam kategori sedang.
Koordinator Divisi Pengawasan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Batam Bosar Hasibuan mengatakan intensitas kerawanan di Kota Batam semakin meningkat karena terdapat sekitar 10 titik yang akan terdampak penggusuran.
"Ini juga menjadi perhatian kita bersama, karena sudah dilakukan coklit, sudah terdata di situ lalu kemudian digusur. Ini akan menjadi masalah di kemudian hari orang yang bersangkutan tidak lagi berada di wilayah tersebut namun dia datanya masih disana," kata Bosar, di Batam, Kamis, 23 Maret 2023.
Terkait hal tersebut, pihaknya mendorong KPU Kota Batam agar melakukan koordinasi pada pemangku terkait seperti Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dan Badan Pengusahaan Batam agar mempertimbangkan kegiatan relokasi serta dapat ditunda setelah pelaksanaan Pemilu 2024.
Bosar juga menambahkan adapun kecamatan atau wilayah yang menjadi prioritas pengawasan bagi Bawaslu Batam yaitu daerah di pulau utama (mainland) seperti Kecamatan Bengkong, Sagulung, Batu Aji, Batu Ampar, Nongsa, Lubuk Baja, dan Batam Kota.
Adapun upaya yang dilakukan oleh Bawaslu Batam dalam mengantisipasi kerawanan pemilu di daerah setempat dengan mengimbau dan meminta jajaran KPU agar melakukan proses-proses atau menjalankan tahapan sesuai dengan mekanis prosedur dan tata cara yang tertera di PKPU.
Kemudian melakukan koordinasi bersama pemangku kebijakan di daerah setempat dalam pemetaan wilayah kerawanan serta mengambil langkah-langkah strategis untuk menciptakan pemilu aman dan damai.
"Karena berbicara pemilu, dan berbicara DPT, maka berbicara kualitas pemilu. Maka ini DPT merupakan kunci kesuksesan pemilu. Karena ini berdampak pada logistik pemilunya , berdampak pada jumlah partisipasi masyarakatnya," jelas Bosar.(medcom.id/red)




















































