- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
Batam Targetkan 16.000 Warga Divaksin per Hari

Keterangan Gambar : Sekda Kota Batam, Jefridin Hamid, saat rapat secara virtual bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Senin (21/6/2021).
KORANBATAM.COM - Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus menggencarkan vaksinasi Covid-19 di Batam. Bahkan, ditargetkan mampu memvaksin 16.000 warga per hari.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin Hamid, mengatakan, untuk mencapai target itu juga perlu penambahan titik vaksinasi dan juga tenaga vaksinator. Hal itu juga sudah dibahas bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dalam rapat secara virtual bersama Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, Senin (21/6/2021).
“Dengan target 16.000 warga per hari, maka akhir bulan ini bisa mencapai 50 persen,” kata Jefridin dalam rapat tersebut.
Jefridin mengungkapkan, Batam menargetkan 785.003 orang se-Kota Batam. Hingga saat ini Batam sudah memvaksin 231.713 orang atau 29,52 persen.
“Melalui kebijakan Pak Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, vaksinasi di Batam terus digencarkan untuk mengejar target,” katanya.
Ia mengatakan, Kota Batam, menargetkan mampu mencapai sasaran 100 persen vaksinasi tersebut hingga Juli 2021.
Sekda mengatakan, hasil rapat bersama Gubernur hari ini langsung dilaporkan kepada Wali Kota terkait pembahasan penambahan vaksinator, penambahan titik vaksinasi, dan masukan lain terkait percepatan vaksinasi di Batam.
“Sekarang kita punya 12 titik vaksinasi dan akan ditambah jadi 16 titik. Kemudian ada juga masukan untuk memanfaatkan mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan di keperawatan maupun kedokteran,” ujarnya.
Untuk penambahan vaksinator ini juga sudah diusulkan ke Provinsi agar turut menambah jumlah vaksinator. Ia menyampaikan Batam butuh tambahan 100 orang yang sudah bisa langsung bekerja, bukan yang masih belajar.
“Sekarang kita hanya ada 385 orang vaksinator dan sekarang mereka harus memvaksin hingga malam,” katanya.
Sementara itu, Gubernur Kepri mengapresiasi antusias masyarakat Batam yang mengikuti program vaksinasi. Ansar meminta agar pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan sukses.
“Pemko Batam, kiranya kalau ada kegiatan vaksinasi, koordinasi bersama Polda dan Polres, Korem dan Kodim, supaya tidak terjadi penumpukan dan lebih terkontrol vaksinasinya,” katanya.
Sementara itu, terkait usulan Batam penambahan vaksinator dan titik vaksinasi langsung dibahas Jefridin bersama Sekda Kepri, TS Arif Fadillah. Selanjutnya, rapat secara virtual itu dilanjutkan dengan rapat secara langsung yang akan dilaksanakan di Batam.
“Antusias masyarakat (Batam) sangat tinggi, kita upayakan agar tidak ada kerumunan di lokasi vaksinasi,” katanya.
















































