- Hari Kesaktian Pancasila, Aneng Ajak Masyarakat Amalkan Nilai Luhur Pancasila
- Bupati Aneng Serahkan Bantuan Perlengkapan Anak Didik di SMPN 2 Siantan
- Runtuhkan Sekat Perbedaan, GRIB Jaya dan Gagak Hitam Satu Suara Jaga Bumi Melayu
- Pembangunan Ruas Jalan Desa Tiangau Tahap Pengerjaan Lantai
- Misteri Pemasok Sabu 15 Kg di Langkat: HP Kurir Disita, Bandar Tak Kunjung Ditangkap
- Memperkuat Sinergi SKK Migas-KKKS Kepulauan Anambas dengan Insan Media Gelar Edukasi
- Enam Hari Tanpa Kabar, PWI Kepri Panjatkan Doa untuk Lima Wartawan yang Hilang
- THM Bersedia Kerjasama Polisi Persempit Pergerakan Narkotika di Anambas
- Kajari Anambas Lantik Dua Pejabat Struktural
- Krisis Air Bersih, Kajari Anambas Terjun Langsung Bantu Distribusi Air kepada Warga
Batam Bersiap Menyambut Pemberlakuan TCA, Ardi: Apapun Kebijakannya Akan Didukung

Keterangan Gambar : Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata (dua dari kanan), bersama pelaku pariwisata Batam, membahas penerapan TCA sebelum zoom meeting dengan Pemerintah Pusat, Jumat (7/5/2021).
KORANBATAM.COM - Dinas Kebudayaan dan Periwisata (Disbudpar) Batam bersama pelaku pariwisata dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membahas persiapan pemberlakuan Travel Corridor Arrangement (TCA) Batam, Jumat (7/5/2021).
Kepala Disbudpar Batam, Ardiwinata, mengatakan, pintu pariwisata Batam sudah dipersiapkan dan sudah melaksanakan vaksinasi bagi pelaku pariwisata.
“Jika Pemerintah Pusat sudah menentukan, apapun kebijakannya akan didukung,” kata Ardi.
Ia mengaku, Pemerintah Kota (Pemko) Batam terus mendorong jika TCA segera diterapkan, maka perlu Standar Operasional Prosedur (SOP). Pasalnya, dengan rencana dibukanya gerbang pariwisata tersebut harus mempertimbangkan dampak terburuknya.
“Kita memahami kebijakan ini demi memulihkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19,” katanya.
Ardi pun melaporkan, TCA tersebut diberlakukan di Kawasan Nongsa. Ia menyampaikan, Pemko Batam masih fokus menangani Covid-19, bahkan demi menekan angka penyebaran Covid-19 pemerintah makin memperketat protokol kesehatan.
“Tadi juga kita bahas bersama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri). Batam sejauh ini sangat fokus menangani pandemi,” ujarnya.
Sementara itu Sekretaris Daerah (Sekda), Kepri TS Arif Fadillah, melaporkan capaian vaksinasi pada sektor pariwisata di Kepri per 5 Mei 2021. Untuk travel bubble di Nongsa Point dengan sasaran 1.913 orang telah divaksin 1.812 orang atau 94,7 persen. Sedangkan untuk Lagoi dengan sasaran 4.083 orang telah divaksin 3.812 orang atau 93,4 persen.
Sementara Deputi I Kantor Staf Presiden, Febry Calvin Tetelepta, menyampaikan bahwa, agenda rapat membahas progres vaksinasi pada zona prioritas, rencana perubahan Permenkumham terkait visa wisatawan, penyiapan aplikasi tracing, kesiapan destinasi pariwisata dan asuransi Covid-19.
“Nanti 8 Juni, kita akan rapat kembali di Batam. Tidak lagi bicara wacana yang hari ini mendapat titik terang tapi juga tugas masing-masing baik Kementerian Lembaga juga Pemerintah Daerah (Pemda). Termasuk kesiapan Pemda. Hitung secara strategis dan teknis siap atau tidak untuk ini” tutupnya.
Rapat juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan Pemda Bali.















































