- Wakil Bupati Anambas Nonton Bareng Piala Dunia bersama Warga
- Bupati Aneng Minta Jadi Pejabat Jangan Korupsi
- Kasus Penganiayaan di Rusun Polda Kepri Masuk Persidangan, Kuasa Hukum Tiga Tersangka Siapkan Pembelaan Maksimal
- Star Energy dan KUFPEC Gelar Pelayanan Medis Gratis bagi Warga Jemaja
- Potensi Baru Cadangan Migas ada Tiga Titik Utama yang Dicari di Laut Natuna
- Kajari Imbau ASN Pemkab Anambas Waspada Oknum Catut Nama Kejaksaan
- Warga Tanjung Pandak Keluhkan Seringnya Pemadaman Listrik Terjadi
- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
Bantuan untuk Pasien OTG dan Nakes Terus Berdatangan, Bentuk Solidaritas

Keterangan Gambar : Penyerahan bantuan dari Travelodge Hotel kepada petugas di Asrama Haji Batamcentre, Senin (7/6/2021).
KORANBATAM.COM - Bantuan untuk pasien tanpa gejala (Orang Tanpa Gejala/OTG) yang menjalani isolasi di Asrama Haji Batamcentre terus berdatangan. Kali ini dari pelaku pariwisata Kota Batam.
Bantuan untuk pasien Covid-19 dan tenaga kesehatan (nakes) yang berada di lokasi karantina terpadu itu dikirim Travelodge Hotel Batam dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata, dan Perwakilan Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan Kota Batam, Maudy Vera Mentang.
Housekeeping Manager Travelodge Batam, Dame, menyebutkan bahwa, bantuan yang diberikan berupa handuk, sprai, sarung bantal, hand towel berjumlah 136 buah dan peralatan mandi sabun, sampo, sikat gigi, dan pasta gigi.
“Ini bentuk solidaritas kita untuk teman-teman yang sedang berjuang dari Covid-19,” katanya, Senin (7/6/2021).
Sementara Kepala Dinas (Kadis) Damkar dan Penyelamatan Kota Batam, Azman, menyampaikan terima kasih kepada pelaku pariwisata yang telah memberikan dukungan baik moral dan material kepada pasien Covid-19 dan nakes.
“Alhamdulillah kami hari ini kembali menerima bantuan dari pelaku pariwisata,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa, jumlah pasien Covid-19 yang tengah dirawat di Asrama Haji Batam berjumlah 190 orang. Selama masa karantina di Asrama Haji, pasien menjalankan aktivitas fisik seperti senam dan berjemur.
“Setiap pagi pasien rutin bersenam, berjemur,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Azman mengimbau untuk tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai cara memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kota Batam, seperti memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas.
Ia menyampaikan bahwasanya Pemerintah Kota (Pemko) Batam membentuk Pos Komando (Posko) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro. Keberadaan posko tersebut untuk menekan penyebaran Covid-19 di tingkat Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW).
“Bagi masyarakat yang mengeluh gejala Covid-19, bisa melapor ke PPKM, lapor ke RT RW,” ujarnya.
















































