- Polsek Siantan Salurkan 50 Karung Beras kepada Buruh Angkut Pelabuhan
- Polda Kepri dan Satnarkoba Polresta Barelang Ungkap 10 Kasus Narkotika, Amankan 13 Tersangka
- Orang Tua Kecewa, Kelulusan SPMB SMA Hanya Bertumpu pada Nilai TKA, Minta Digabung dengan Nilai Rapor
- Warga Batam Merapat, Ada Tempat Hangout 24 Jam Baru dengan Kapasitas Ratusan Orang Plus Videotron Canggih Cocok untuk Nobar
- Sejumlah Pejabat Utama Polda Kepri Mutasi, Berikut Nama dan Jabatan Barunya
- Upacara Peringatan Hari Jadi ke 18, Bupati Anambas Ajak Sebagai Refleksi Tantangan Pembangunan
- Maraknya Aksi Pencurian Fasilitas Publik, Polisi Warning Pengusaha Scrap
- Polda Kepri Gelar Lomba Dayung Sampan dan Ketinting
- Penginapan RedDoorz Cikitsu Sempat Dikepung Massa Polisi Gerak Cepat
- Nekat! Warung Dekat Polsek Nongsa Dibobol Maling, 10 Tabung Elpiji 3 Kg Lenyap
Asah dan Tingkatkan Keterampilan Penegakan Hukum di Laut, Satrol Lantamal IV Gelar Latihan VBSS

Keterangan Gambar : Prajurit Satrol Lantamal IV mengasah keterampilan dalam latihan VBSS di laut. /Ilham
KORANBATAM.COM - Guna meningkatkan keterampilan dan pemahaman prosedur menegakan hukum di laut, Satuan Kapal Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut IV (Satrol Lantamal) IV menggelar latihan Visit, Board, Search And Seizure (VBSS).
Latihan tersebut dilaksanakan di dua lokasi yakni di Markas Komandan (Mako) Lantamal IV Tanjungpinang dan perairan Tanjung Uban, Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), selama empat hari sejak, 15-18/2/2021) lalu.
Komandan Satrol (Dansatrol) Lantamal IV, Letkol Laut (P) Arif Prasetyo, dan juga sebagai perwira penyelenggara latihan VBSS TW I Tahun 2021, mengatakan bahwa latihan itu bertujuan untuk meningkatkan keterampilan, dan pemahaman prosedur dalam kegiatan VBSS bagi Prajuirt Satrol Lantamal IV dalam rangka menegakan hukum di laut.
“Pelaksanaannya dengan macam-macam latihan teknis dan taktis pasukan. Sasaran dari latihan ini adalah, tercapainya pemahaman tentang teknik dan prosedur pada saat kegiatan VBSS, kemudian terwujudnya penguasaan keterampilan yang benar, baik secara individu maupun kelompok tentang,” ujar Letkol Laut (P) Arif, Rabu (24/2/2021).
Adapun metode yang digunakan, dalam sesi latihan tersebut ialah dengan diskusi, demostrasi, drill, latihan jasmani dan gladi lapangan serta sifat latihan satu pihak dikendalikan.
Sementara, materi latihan yang diberikan terdiri dari perencanaan misi, boarding atau cara naik kapal, pertempuran jarak dekat, pergerakan diatas kapal (ship movement), penanganan terhadap tahanan, penyiapan dan pengendalian sekoci (perahu penyelamat).
(ilham)




















































